oleh

Lomba Musikalisasi Puisi Menarik Minat Seniman Muda

-Manado-109 views

Salah satu peserta lomba

 

METRO, Manado- Musikalisasi Puisi merupakan salah satu cara penyampaian puisi yang mengkolaborasikan antara sastra dan musik. Dimana puisi dinyanyikan dengan iringan musik yang selaras dengan puisi tersebut. Metode penyampaian puisi ini terus berkembang di Kota Manado khususnya bagi para kaum muda.

Potensi kaum muda yang tertarik dengan metode penyampaian puisi ini coba dikembangkan pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pemuda dan Olahraga lewat Lomba Musikalisasi Puisi yang digelar, Kamis (25/10/2018).

Perkembangan musikalisasi puisi di Kota Manado terlihat dimana sejumlah sekolah dan sanggar seni terlibat dalam lomba ini. Mereka masing-masing membawakan satu puisi wajib yang berjudul Diponegoro karya Chairil Anwar dan satu puisi pilihan. Para peserta membawakan puisi sambil diiringi musik yang telah diaransemen masing-masing peserta membuat penyampaian puisi terasa berbeda.

Ketua Dewan Kesenian Kota Manado, Rahadih Gedoan yang jug a menjadi juri dalam lomba ini mengatakan ada beberapa hal yang dinilai dari para peserta lomba musikalisasi puisi yang digelar di Star Square Bahu Mall Ini.

“Pertama penguasaan puisi, penampilan, komposisi musik, keselarasan antara vokal dan musik dan ada beberapa hal lagi,” ungkapnya.

Dia menuturkan musikalisasi puisi ini merupakan ruang bagi para anak muda yang memiliki bakat dalam bermusik dan berpuisi untuk mengembangkan bakatnya tersebut.
Dari 10 peserta yang mengikuti lomba, ditentukan tiga terbaik yang kemudian akan mendapatkankan hadiah menarik berupa Piala Walikota dan Wakil Walikota beserta hadiah menarik lainnya. Juara satu lomba musikalisasi puisi diraih Sanggar 909, diurutan kedua, SMAN 9 Binsus Manado dan juara tiga diraih SMAN 4 Manado.

 

Penulis: Reymond Fransisco

Komentar