Pemkot Tomohon Percepat Penanggulangan Covid-19

METRO, Tomohon- Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon, mempercepat penanggulangan Covid-19 dan percepatan pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Hal ini sebagaimana dikatakan Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut SE (WL), saat memimpin Rapat Koordinasi Pengawasan Pemerintah Kota Tomohon tahun 2021, yang dilaksanakan di aula Inspektorat Kota Tomohon, Kamis (03/06/2021).

“Dalam rangka penanggulangan covid–19, pemerintah telah melakukan refocusing dan realokasi anggaran APBD pergeseran tahun 2021, menjadi sebesar Rp650 miliar,” ujar WL.
Lanjut dia, pemerintah juga telah mengusulkan pinjaman dana pemulihan ekonomi nasional kurang lebih Rp300 miliar, yang harus direalisasikan secara cepat dan tepat. “Itu karena kita dikejar dengan waktu agar covid-19 cepat teratasi dan ekonomi kita bisa bangkit kembali. Saya ingin menekankan beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian seluruh jajaran perangkat daerah Kota Tomohon, serta aparat pengawas intern pemerintah (APIP),” tegas Wawali.

Dia mengatakan, percepatan realisasi pendapatan dan belanja daerah agar terus ditingkatkan.

Terutama untuk proses usulan pinjaman dana PEN yang sangat dibutuhkan daerah. Karena itu, meminta kepala perangkat daerah dalam pengelolaan keuangan daerah dilaksanakan secara efektif dan efisien, serta direalisasikan dengan cepat dan akuntabel. “Inspektorat daerah untuk dapat memberikan solusi, menawarkan jalan keluar untuk mengatasi masalah-masalah yang timbul dalam proses pembangunan,” ujarnya.

Menurut WL, kualitas perencanaan perlu terus ditingkatkan. Jangan sampai terjadi adanya program yang tidak jelas ukuran keberhasilannya, tidak jelas sasarannya. Hal ini menyebabkan tidak optimalnya daya ungkit program yang dilaksanakan dan masyarakat juga yang dirugikan karena tidak mendapatkan manfaat dari program itu.

Wawali pada kesempatan ini pula menyerahkan rekomendasi dan tindak lanjut dari hasil pemeriksaan BPK-RI, atas laporan keuangan pemerintah daerah Kota Tomohon tahun anggaran 2020, yang harus diperhatikan dan diselesaikan tepat waktu.

“Saya menjamin APIP bekerja secara independen dan profesional, dengan memberikan akses dan informasi yang akurat. Jangan ada yang ditutup-tutupi dalam pelaksanaan pengawasan oleh APIP. Sebagai wujud dari jaminan tersebut, saat ini kita akan menandatangani piagam audit intern yang merupakan visi, misi, tujuan, kewenangan, dan tanggung jawab APIP,” ungkap WL.(05)

Komentar