Maurits Minta PIKI Perkuat Eksistensi

METRO, Bitung- DPC Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) Bitung menggelar rapat kerja cabang atau rakercab. Selain membahas program kerja organisasi, kegiatan itu juga diisi dengan diskusi panel.

Rakercab tersebut dilaksanakan di Ruang SH Sarundajang, Kantor Walikota Bitung, akhir pekan lalu. Ketua DPD PIKI Sulut yang juga Walikota Bitung, Maurits Mantiri, membuka kegiatan itu.

Dalam sambutannya Maurits mengapresiasi peran PIKI. Menurut dia, organisasi itu memiliki banyak kader handal yang bisa dipakai untuk memajukan daerah. Untuk itu, ia berharap PIKI lebih menunjukan eksistensinya yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

“Harus lebih eksis lagi. Dan harapan saya jangan eksklusif, harus inklusif supaya hasilnya nyata dirasakan banyak orang,” tukas yang bersangkutan.

Maurits yang notabene mantan Ketua DPC PIKI Bitung menyentil soal kemaslahatan. Ia menyebut hal itu harus dipikirkan PIKI supaya organisasi itu semakin besar di kemudian hari.

“Dan saya minta kegiatannya jangan cuma sampai di diskusi. Harus ada aksi, harus ada eksekusi. Ide atau pemikiran yang bagus tapi tidak diikuti dengan tindakan, itu tidak berarti apa-apa. Karena itu lewat rakercab ini saya harap ada terobosan yang disiapkan,” pintanya.

Lebih lanjut, mantan Wakil Ketua DPRD Bitung itu mengajak PIKI untuk terus berpartisipasi dalam memajukan daerah. Bersama organisasi-organisasi serupa, ia meminta mereka untuk mensupport Pemkot Bitung dalam menjalankan tugas membangun daerah. Ia menyebut dukungan itu sangat penting dan dibutuhkan pihaknya selaku pimpinan daerah.
“Mari bergotong-royong membangun daerah. Sama-sama kita bekerja untuk kepentingan orang banyak,” ajaknya.

Pitter Lumingkewas selaku Ketua DPC PIKI Bitung langsung merespon harapan tersebut. Ia menyatakan kesiapan untuk membawa PIKI lebih eksis di kemudian hari.

“Apa yang disampaikan Pak Ketua DPD jadi pegangan kami. Dan betul, dalam rakercab ini kami akan merumuskan hal itu. Kami akan berupaya agar eksistensi PIKI tak hanya dirasakan secara internal, tapi juga ke luar atau eksternal,” tuturnya.(69)

Komentar