oleh

Mencuri di Gereja, Residivis Diterkam Tim Macan

METRO, Manado- Tim Macan Polresta Manado, meringkus pelaku pencurian barang elektronik (curanik).

Pelaku yang dimaksud adalah lelaki berinisial AM alias Jujun (23), Warga Kelurahan Teling Atas, Lingkungan V, Kecamatan Wanea. Pelaku yang diketahui kesehariannya seorang buruh ini, diringkus tak jauh dari rumahnya di Kelurahan Teling Atas, Lingkungan V, pada Senin (07/06) sore.

Informasi yang dirangkum menurut data dan laporan pihak kepolisian, penangkapan itu berawal saat Tim Macan Polresta Manado menerima laporan dari korban bernama Yanti marentek (44), Warga Kelurahan Teling Atas, Lingkungan Vl, Kecamatan Wanea. Dimana pada Kamis 27 Mei 2021, pelaku yang belum diketahui identitasnya alias Mr X telah masuk ke pastori gereja dengan cara memanjat lewat jendela di lantai dua. Kemudian pelaku langsung mengambil 2 (dua) unit laptop yang diletakkan di meja belajar dan kursi kamar.

Pelaku juga mengambil tas dukung warna hitam, kemudian langsung turun melewati jendela, dan melarikan diri.

Berdasarkan laporan Polisi LP / 24 / V / 2021 / Sektor Urban Wanea, Tim Macan yang dipimpin Kanit Buser Ipda Bintang Yudha Gama STrK ini langsung melakukan penyelidikan untuk mencari tahu identitas pelaku. Setelah mengetahui identitas dan keberadaan pelaku, Tim anti bandit ini tanpa menunggu lama langsung memburuh pelaku. Alhasil pelaku berhasil diamankan di tempat persembunyian.

Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Taufiq Arifin SHut SIK, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Ya, pelaku yang merupakan residivis kasus pencurian dan penganiayaan telah diamankan berserta dengan barang bukti satu unit laptop jenis Acer Tipe Aspire R11 Warna Putih, satu unit Laptop jenis Asus A407U Warna Gold (sudah di cat Silver) tersebut sudah kami amankan. Saat Tim sedang melakukan pengembangan mencari barang bukti di rumah pelaku, pelaku tersebut mencoba melarikan diri. Dengan tindak tegas tim langsung melumpuhkan pelaku dan langsung di giring ke Mapolresta Manado untuk diproses lebih lanjut,” jelas Arifin.(33)

Komentar