Juli, Bupati Bolmong Berkantor di Desa

Totabuan168 views

METRO, Lolak- Kepala Dinas pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong), DR Deyselin Wongkar SKM MSi, menegaskan, dalam rangka pendekatan pelayanan, nantinya pada bulan Juli mendatang, Bupati Dra Hj Yasti S Mokoagow, akan berkantor di Desa, selain pelayanan juga bupati ingin bertemu langsung dengan warganya.

Hal ini diungkapkan Deyselin Wongkar, usai mengikuti rakor secara virtual dipimpin langsung Bupati Yasti Mokoagow, Kamis lalu dengan seluruh Camat dan Kepala desa serta lurah se Kabupaten Bolmong.

“Ini dilakukan adanya permasalahan atau kendala dengan penyaluran dana desa. Dimana sampai saat ini sudah ada desa yang telah melakukan penyaluran dana desa tahap sementara yang lain belum,” kata Wongkar, Jumat (11/06), pekan lalu.

Kata Deyselin Wongkar, dalam rakor tersebut, membahas terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dievaluasi kembali, guna memastikan apakah BLT apakah tepat sasaran.

“BLT Dievaluasi Kembali Apakah sudah tetap sasaran. Dan Padat Karya Tunai 50 persen, diarahkan untuk lahan tidur yang ada di desa untuk bisa dikembangkan dengan cara dikelola dan mempekerjakan masyarakat,” ucapnya.

Pembahasan yang lainya juga terkait dengan menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala desa (Pilkades) di 96 Desa yang ada di Bolmong, dengan alokasi anggaran tahun 2021 yang telah ada sebanyak 1,6 Miliar, yang harus dievaluasi kembali disebabkan adanya Permendagri yang baru, sehubungan dengan pemilihan Kepala Desa.

“Dimana jumlah pemilih maksimal 500 Penduduk 1 TPS. Dan apabila lebih dari 500 harus 2 TPS. Hal tersebut mempengaruhi anggaran yang dibutuhkan untuk pelaksanaan Pilsang naik hingga kurang Lebih 90 persen.

Sehingga dikatakan Kadis PMD Bolmong, harus ada penambahan anggaran sekitar Rp 1,5 miliar Untuk biaya TPS yang bertambah, Sebab dengan begitu lanjutnya mengatakan, bahwa otomatis petugas TPS bertambah maka Honor untuk Petugas TPS juga bertambah.

“Oleh karena itu Sehubungan dengan Pilsang akan dikoordinasikan dengan Pihak Provinsi, Apakah untuk Desa yang tidak ada Kasus Covid bisa dilakukan dengan 1 TPS hingga bisa meminimalisir kebutuhan anggaran,” terang Kadis PMD Bolmong.(48)

Komentar