Ritel Modern Aprindo Bantah Dugaan Penimbunan Minyak Goreng

Ekonomi341 views

METRO, Manado- Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey menegaskan bahwa ritel modern anggota Aprindo tidak melakukan penimbunan minyak goreng baik di gudang maupun di gerai.

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima METRO, Roy mengungkapkan bahwa dasar operasional ritel modern anggota Aprindo adalah produk yang dikirimkan dari produsen dan distributor ke gudang peritel akan langsung didistribusikan ke gerai-gerai dan langsung di jual ke konsumen.

“Bukan hanya minyak goreng, tapi semua dan berbagai produk yang ada di gerai juga seperti itu,” kata Roy.

Menurutnya, tidak ada urgensi atau kepentingan ritel modern harus menahan stok minyak goreng di gudang. Selain gudang peritel sangat terbatas, karena berisikan berbagai macam barang, menurut Roy model bisnis ritel modern adalah pengecer yang langsung menjual produk ke konsumen akhir sehingga tidak akan mungkin menjual barang-barangnya kepada agen atau pihak lain lagi.

“Bagaimana mungkin dan tidak masuk di akal sehat, ketika saat ini kita sendiri masih belum terpenuhi pasokan berdasar purchasing order kepada distributor minyak goreng kepada gerai gerai kami dan selalu langsung habis di beli oleh konsumen dalam waktu 2-3 jam sejak gerai dibuka, dengan demikian dari mana lagi stoknya untuk menjual ke pasar rakyat,” tegas Roy.

Ia mengatakan, kelangkaan minyak goreng adalah karena pasokan minyak goreng dari produsen dan distributor yang belum optimal serta animo masyarakat untuk membeli minyak goreng lebih besar karena harga yang terjangkau, sesuai program pemerintah untuk menstabilkan harga hingga harga dan pasokan minyak goreng kembali normal.

“Tidak semua gerai yang berada di luar pasar tradisional adalah ritel modern, ada warung atau toko tradisional, toko agen, toko grosir dan lainnya yang bukan format ritel modern dan yang bukan anggota ritel modern Aprindo,” tandas Roy.(71)

Komentar