Tanah Longsor di Kampung Tanaki Kabupaten Sitaro Tutup Akses Jalan

Nusa Utara, Sitaro571 views

METRO, Sitaro- Kampung Tanaki Kecamatan Siau Barat Selatan (Sibarsel) Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) dilanda tanah longsor, Minggu (20/2). Peristiwa yang terjadi di Lindongan III Kampung Tanaki ini membuat akses jalan penghubung antara Kampung Tanaki dan Kampung Kapeta Kecamatan Sibarsel terputus.

Material tanah longsor serta beberapa pohon kelapa yang tumbang menutupi badan jalan sehingga tak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Tak hanya itu, peristiwa tersebut mengakibatkan aliran listrik di sebagian wilayah Siau terhenti karena adanya jaringan listrik yang terdampak tanah longsor. Tanah longsor yang menyitah perhatian banyak warga ini disebabkan adanya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Siau dan sekitarnya sejak Sabtu malam.

Sekretaris Kecamatan Sibarsel, Fredrik Dandel yang dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya tanah longsor yang terjadi sekira pukul 02.00 Wita dini hari tadi. “Memang potensi longsor sudah terlihat sejak kemarin sore karena adanya pergeseran tanah saat terjadi hujan. Dan sekitar jam dua pagi, barulah terjadi (tanah longsor),” kata Dandel melalui sambungan telepon. Saat ini, sambungnya, telah dilakukan upaya pembersihan material longsor dari bandan jalan guna membuka kembali akses penghubung di wilayah Kecamatan Sibarsel itu. “Sudah ada satu unit alat berat yang diterjunkan di lokasi kejadian untuk membersihkan material longsor dan beberapa pohon yang tumbang,” lanjutnya. Selain aparat pemerintah dari dua kampung dan Pemerintah Kecamatan Sibarsel, terlibat pula dan upaya penanganan bencana tanah longsor ini antara lain pihak BPBD Sitaro, unsur TNI dan Polri dari Polres Sitaro dan Polsek Siau Barat.

“Proses pembersihan ini diperkirakan akan rampung sore ini, sehingga akses jalan sudah bisa dilalui kendaraan. Yang jadi sedikit kendala disini karena ada beberapa batang pohon yang tumbang dan menutup badan jalan,” jelasnya. Jika melihat kondisi cuaca saat ini, Dandel menyebut tanah longsor susulan masih berpotensi terjadi mengingat kondisi tanah di wilayah tersebut sangat labil. “Makanya kami sudah menyampaikan imbauan kepada masyarakat melalui kepala desa dan kepala-kepala lindongan agar tetap waspada saat beraktivitas, apalagi jika melihat cuaca saat ini,” kuncinya.

Terlihat beberapa pejabat dari unsur pemerintah dan kepolisian, seperti Wakapolres Kepulauan Sitaro, Kompol Haris Bingku serta Camat Sibarsel, Meyske Gahagho yang turun langsung dalam upaya penanganan pasca peristiwa tanah longsor.(86)

Komentar