Maurits Jamin Prokes saat Jokowi Datang

METRO, Bitung- Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan berkunjung ke Bitung pada Jumat (25/02) hari ini. Kunjungan tersebut dalam rangka peresmian Jalan Tol Manado-Bitung seksi IIB. Berkaitan itu, berbagai persiapan telah dilakukan Pemkot Bitung sebagai tuan rumah.
“Iya, ini H-1 jadi persiapan sudah harus rampung,” ujar Walikota Maurits Mantiri dalam keterangan persnya.

Maurits menegaskan untuk pengamanan tidak ada masalah. Kolaborasi Pemkot Bitung dengan TNI/Polri plus Paspampres berjalan dengan lancar. Ia pun menjamin tidak akan ada gangguan selama Presiden berada di Kota Cakalang.

Karena itu, fokus persiapan justru terkait rangkaian kegiatan Presiden selama di sini. Pasalnya selain meresmikan jalan tol, orang nomor satu di Indonesia itu juga akan meninjau kegiatan vaksinasi massal bagi masyarakat.
“Jadi ada dua lokasi yang akan dikunjungi Pak Presiden selama di sini. Pertama di Gerbang Tol Bitung untuk peresmian jalan tol, kedua di Terminal Petikemas Bitung (TPB) untuk kegiatan vaksinasi massal,” ungkapnya.

Maurits menyebut kunjungan Presiden kali ini sangat berbeda dengan kunjungan pertama pada tahun 2019. Perbedaannya terkait situasi yang dihadapi saat ini, yaitu pandemi Covid-19.
“Kalau sekarang protokolnya jauh lebih ketat, beda dengan yang lalu. Sekarang harus ada protokol kesehatan sehingga persiapan yang kami lakukan jadi lebih kompleks. Kami tidak mau kunjungan Presiden justru mengganggu penanganan pandemi yang sedang berlangsung. Makanya kami all out agar agenda ini berjalan dengan lancar,” tuturnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, salah satu persiapan yang dilakukan adalah pelaksanaan tes Antigen dan PCR bagi semua pihak yang akan terlibat pada acara kunjungan itu. Tak hanya pejabat, aparat TNI/Polri, masyarakat bahkan wartawan harus ikut serta dalam tes tersebut. Tes diadakan di Tribun Upacara Pemkot Bitung sejak pagi kemarin.
“Klasifikasinya kita atur. Untuk yang berada di ring 2 hanya tes Antigen saja, sedangkan yang di ring 1 harus PCR,” tukas Pitter Lumingkewas selaku Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Bitung, membenarkan saat dikonfirmasi terpisah.

Selain tes dimaksud, persiapan lain yang dilakukan adalah sterilisasi lokasi kegiatan lewat penyemprotan disinfektan. Penyemprotan tersebut ditujukan di jalan tol yang akan diresmikan serta di lokasi kegiatan vaksinasi massal di TPB.

Lebih lanjut, Pitter membeber persiapan menyangkut pelaksanaan vaksinasi. Menurut dia, total dosis atau suntikan vaksin yang disiapkan untuk kegiatan itu sebanyak 9.292 dosis. Jumlah itu mencakup tiga jenis vaksin yang ada, yakni Sinovac, Pfizer dan Moderna.
“Itu keseluruhannya, baik dosis 1, dosis 2 dan dosis 3. Tapi ada syarat yang harus dipenuhi. Masyarakat yang akan divaksin harus mengikuti tes Antigen terlebih dahulu. Kalau dinyatakan negatif baru mereka bisa ikut. Tapi kalau positif, otomatis harus langsung isolasi,” terangnya.

Guna mendukung kegiatan vaksinasi itu, Pemkot Bitung melalui Dinas Sosial sudah menyiapkan bonus untuk masyarakat. Bonus dimaksud tidak lain bantuan beras untuk keperluan sehari-hari. Bahkan bantuan semacam itu juga akan diberikan oleh Presiden. Demikian disampaikan Kepala Dinas Sosial Lady Ambat.
“Jadi kita sudah menyiapkan 2.000 karung beras untuk masyarakat. Per karung isinya 5 kg. Dan beras ini nanti diserahkan ketika sudah mengikuti vaksinasi, dengan catatan tes antigennya negatif. Selain itu masih ada lagi. Pak Presiden juga akan menyerahkan bantuan berupa paket sembako. Jumlahnya sama dengan kita 2.000 paket,” paparnya.

Bantuan beras tersebut akan diterima masyarakat di dua lokasi berbeda. Untuk warga yang tinggal di Kecamatan Lembeh Utara, Lembeh Selatan dan Aertembaga, mereka bisa mengambilnya di Markas Satrol Lantamal VIII Manado. Sementara, untuk warga yang berdomisili di Kecamatan Maesa, Madidir, Girian, Ranowulu dan Matuari, jatahnya bisa diambil di Taman Kesatuan Bangsa Bitung.
“Nanti akan ada kupon yang dibagikan ke masyarakat sebagai bukti mereka berhak menerima,” pungkasnya.(69)

Komentar