Pemdes Atoga Timur Perjuangkan Proses Izin WPR Mintu

Boltim30 Dilihat

METRO, Boltim- Upaya Pemerintah Desa (Pemdes) Atoga Timur Kecamatan Motongkat Kabupaten Bolaaang Mongondow Timur (Boltim) untuk mendapatkan izin Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di kawasan hutan Mintu bakal disetujui Kementrian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Sebagaimana disampaikan Sangadi Desa Atoga Timur Kano Ngato ketika ditemui METRO di rumahnya baru-baru ini, meskipun mekanisme birokrasinya cukup panjang, tetapi berkas-berkas dokumen sebagai syarat pengurusan izin WPR akan dikelolah Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) saat ini mulai berproses di ESDM Provinsi.

“Dokumen-dokumen pengelolaan pertambangan Mintu oleh BUMDES sudah dikirim sampai ke Kementrian ESDM. Bahkan, program ini mendapat respon baik dari pihak Kementrian untuk dikelolah BUMDES,” ujar Kano.

Dia pun mengakui, bahwa pengurusan WPR Mintu tidak bisa dalam waktu singkat saja. Membutuhkan kesabaran karena harus melewati tahapan-tahapan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku. Ketika disetujui, harus diawali izin eksplorasi kurang lebih 2 tahun.

Tahapan berikutnya adalah izin eksploitasi dan izin produksi. Namun demikian, kata Sangadi, demi mensejahterakan masyarakat pihaknya akan terus berjuang agar lokasi pertambangan Mintu dapat dikelolah oleh BUMDES Atoga Timur.

“Saya akan terus berupaya, sampai lokasi pertambangan Mintu dapat izin WPR dan dikelolah oleh BUMDES,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim Hasirwan,ST ketika dihubungi via ponselnya belum dapat dikonfirmasi.(40)

Komentar