Bangun Rantai Suplai Alkes Indonesia Timur, Kadin dan Gakeslab Gandeng Distributor Daerah

METRO, Manado- Asosiasi perusahaan alat kesehatan Indonesia, Gakeslab dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menggelar pertemuan bussines matching di Novotel Manado Golf Resort and Convention Center, pada Senin (8/5) lalu.

Acara ini mempertemukan para produsen alat kesehatan (Alkes) dalam negeri dan distributor di wilayah Indonesia bagian timur yaitu Sulawesi, Maluku dan Papua, untuk membangun rantai suplai alat kesehatan dalam negeri.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Kesehatan, Charles Honoris mengatakan, kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari ribuan kepulauan akan menyulitkan proses distribusi produk Alkes.

“Selama ini produsen Alkes hanya terkonsentrasi di beberapa daerah khususnya pulau Jawa, sedangkan calon pengguna produk tersebar di seluruh Indonesia. Tanpa distributor ongkos kirim produk menjadi sangat mahal,” ujar Charles

Selain itu, kata Charles bila terjadi kerusakan dan masalah dengan produk yang dibeli, maka pengguna akan sulit mengakses layanan purna jual dari produsen.

“Kondisi-kondisi ini dapat menyebabkan keengganan dari calon pengguna untuk membeli produk Alkes dalam negeri,” katanya.

Dijelaskan Charles, berkembangnya distributor Alkes yang profesional, tidak hanya akan memperlancar arus distibusi produk, tetapi juga dapat meningkatkan perekonomian daerah.

“Tanpa jalur distribusi yang kuat, Alkes dalam negeri akan sulit mengembangkan sayap dan jangkauan pasar menjadi terbatas,” terangnya.

Sekretaris Jenderal Gakeslab Indonesia, dr Randy Teguh mengatakan, transaksi yang terjadi antara produsen, distributor dan pengguna di wilayah setempat akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.

“Nantinya juga akan ada pertumbuhan kesempatan kerja, dan lapangan kerja akan terbuka. Belum lagi akan ada pengusaha-pengusaha kecil pendukung seperti industri katering, kebersihan keamanan, hingga transportasi dan ekspedisi,” ungkapnya.

Randy mengatakan, produsen memiliki kecemasan tentang kemampuan produk Alkes dalam negeri untuk bersaing dengan produk impor bila produk Alkes impor bebas menggunakan distributor, sementara keberadaan distributor untuk produk Alkes lokal justru dianggap mengganggu.

“Pembangunan rantai pasok melalui distributor Alkes dalam negeri akan menghidupkan ekonomi daerah, bukan saja melalui kegiatan distributor, tetapi juga melalui bangkitnya industri pendukung lainnya. Selain itu juga akan memberikan penghasilan berupa pajak kepada pemerintah daerah,” pungkas Randy.(71)

Komentar