20 Tahun Kampanye ‘Cari Aman’ Honda: 19.000 Pelatihan, Peserta 2,8 Juta

Otomotif59 views

METRO, Manado- Sudah lebih dari 20 tahun PT Astra Honda Motor menjalankan program keselamatan berkendara lewat kampanye #Cari_Aman.

Program ini dimulai tahun 2002, dan dilakukan lewat sosialisasi ke kalangan pekerja, siswa, mahasiswa, instansi pemerintah, dan komunitas.

Dalam perjalanannya mengampanyekan keselamatan berkendara selama 2 dasawarsa, AHM bersama jaringan bisnis sepeda motor Honda telah menyelenggarakan lebih dari 19.000 pelatihan keselamatan berkendara dengan penerima manfaat lebih dari 2,8 juta peserta.

Saat ini AHM memiliki 148 instruktur safety riding, 2.475 advisor safety riding, dan 1.414 advisor safety riding yang berasal dari berbagai komunitas Honda di Tanah Air.

Edukasi melalui alat simulasi Honda Riding Trainer atau HRT yang tersebar di seluruh Indonesia tercatat telah dimanfaatkan oleh lebih dari 23 juta orang.

“Selama lebih dari 20 tahun kami terus meningkatkan komitmen untuk mewujudkan budaya keselamatan dan kenyamanan berkendara, terutama bagi pengguna sepeda motor di Indonesia,” ujar Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning and Analysis AHM.

Andy berharap inisiasi ini dapat memacu budaya Cari Aman dan meningkatkan efektivitas program edukasi keselamatan berkendara yang tepat sasaran.

“Komitmen keselamatan berkendara AHM tidak hanya berhenti dengan menyiapkan instruktur yang handal namun juga dukungan fasilitas pelatihan,” pungkas Andy.

Saat ini, fasilitas Safety Riding Center yang dimiliki Honda mendukung berbagai pelatihan keselamatan berkendara di 9 lokasi yaitu Banten, Jambi, Tangerang, Yogyakarta, Surabaya, Riau, Medan, Bandung, serta AHM Safety Riding Park yang merupakan pusat pelatihan safety riding sepeda motor Honda terbesar di Kawasan Asia Tenggara.

Selain itu AHM juga memiliki 5 sekolah binaan yang terletak di Cikarang – Jawa Barat, Menes – Banten, Binjai – Sumatera Utara, Malang – Jawa Timur, dan Buleleng – Bali yang telah memiliki fasilitas Safety Riding Lab sebagai fasilitas penunjang dalam melakukan edukasi keselamatan berkendara di sekolah.(71)

Komentar