Tertinggi Nasional, Inflasi Manado Tembus 3,30 Persen

METRO, Manado- Inflasi Kota Manado pada bulan November 2019, menembus angka 3,30 persen. Tertinggi secara nasional. Angka ini bahkan menjadi yang tertinggi pada periode yang sama dalam empat tahun terakhir.

Kelompok bahan makanan menjadi penyumbang tertinggi inflasi di Manado dengan komoditi yang paling dominan mendorong inflasi yaitu tomat sayur sebesar 3,4102 persen.

“Perkembangan inflasi Kota Manado sejak awal tahun hingga bulan November 2019 sebesar 5,50 persen, sedangkan inflasi year on
year sebesar 6,32 persen,” ujar Kepala Badan Pusat Statisik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara, Ateng Hartono, Senin (2/12) kemarin.

Data yang diperoleh koran ini mencatat, inflasi Kota Manado pada bulan November 2019 disebabkan adanya peningkatan indeks pada kelompok pengeluaran bahan makanan, kesehatan, perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar dan kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau. Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks adalah kelompok
pengeluaran transpor, komunikasi dan jasa keuangan, sandang. “Kelompok pengeluaran pendidikan, rekreasi dan olah raga tidak mengalami perubahan,” ungkap Ateng.

Dia menambahkan, kota-kota indeks harga konsumen di Pulau Sulawesi yang berjumlah 11 kota, pada November 2019 tercatat lima kota mengalami inflasi dan enam) kota mengalami deflasi.

“Inflasi tertinggi di Manado dan inflasi terendah terjadi di Kota Makassar sebesar 0,04 persen, sedangkan deflasi terjadi di Kota Kendari sebesar 0,36 persen,” tukas Ateng.(71)

Pos terkait