Positif Covid-19 dan PDP di Minut Bertambah Lagi

Kadis Kesehatan Minut dr Harly Sompotan.

 

 

METRO, Airmadidi – Pasien terkonfirmasi positif Corona Virus Disease
2019 (Covid-19) dan pasien dalam pengawasan (PDP) di Minahasa Utara
kembali bertambah, Kamis (14/05/2020). Untuk positif Covid-19
bertambah satu orang sehingga totalnya tiga orang.

“Dari laporan sampai 14 Mei 2020 pukul 16.00 Wita, jumlah pasien
terkonfirmasi positif Covid-19 di Minut bertambah satu orang lelaki 31
tahun dari Kecamatan Talawaan di rawat di RSUP Kandou. PDP di Minut
setelah sebelumnya berkurang tiga orang, kembali bertambah tiga orang
sehingga totalnya 29 orang,” ungkap Kadis Kesehatan Minut dr Harly
Sompotan MKes, kemarin.
Lanjutnya, untuk PDP di Minut bertambal lagi tiga orang, masing-masing
satu di Kecamatan Airmadidi, satu di Likupang Timur dan satu lagi di
Kecamatan Kauditan. Sedangkan total PDP yang sembuh sudah berjumlah
lima orang.

Sompotan memaparkan untuk sebaran PDP di Minut tidask lagi 8 Kecamatan
tetapi bertambah satu kecamatan sehingga menjadi Sembilan, kecuali
Wori. Sebaran PDP di Minut terdiri dari Airmadidi 6 PDP yang terdiri
dari empat aktif dan 2 meninggal, Kalawat 4 PDP yang terdiri dari 3
aktif dan 1 meninggal, Talawaan 3 PDP terdiri dari 1 aktif, 2
meninggal dan 3 pasien positif yang terdiri dari 1 dirawat, 1 sembuh,
1 meninggal. Kemudian Likupang Barat 5 PDP aktif, Likupang Selatan 2
PDP terdiri dari 1 aktif dan 1 meninggal, Likupang Timur 1 PDP aktif,
Dimembe 3 PDP aktif, Kema 3 PDP terdiri dari 2 aktif dan 1 meninggal
dan Kauditan 2
PDP, terdiri dari 1 aktif dan 1 meninggal.
Untuk kontak erat resiko tinggi 10 orang, orang dalam pengawasan (ODP)
3 orang masing-masing 1 di Likupang Timur dan 2 di Airmadidi.
Sedangkan yang selesai pantauan sebanyak 1002 orang.

“Konfirmasi positif sebanyak tiga orang semua di Kecamatan Talawaan,
dimana satu orang sementara dirawat, satu orang sembuh dan satu orang
meninggal. PDP tidak selamanya Covid-19. Kalau dari hasil pemeriksaan
laboratorium negatif berarti bukan Covid-19. Salah satu gejala
Covid-19 adalah pnemonia. Kalau pasien menderita pnemonia harus
diwaspadai di saat wabah
Covid-19 ini. Tidak boleh spekulasi, makanya penangananya juga harus
prosedur Covid-19. Dari pada dianggap negatif tetapi sudah berkontak
dengan banyak orang ternyata kemudian positif,” jelas Sompotan.

Kadis mengimbau pada para DPD tetap semangat menjalani pengobatan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap mematuhi anjuran pemerintah soal
social distancing, physical distancing atau menjaga jarak, tidak
keluar rumah kalau tidak penting. Serta menerapkan pola hidup sehat
dan bersih, mencuci tangan dengan benar, serta menggunakan masker,”
pungkas Kadis.(RAR)

Pos terkait