Bertambah Lagi, Positif Covid-19 di Minut Jadi 7 Orang

Data Covid-19 di Minut.

 

 

 

METRO, Airmadidi – Pasien terkonfirmasi positif Corona Virus Disease
2019 (Covid-19) di Minahasa Utara terus bertambah. Hingga Minggu
(17/05/2020), positif Covid-19 bertambah menjadi tujuh orang.
Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) melonjak menjadi 32 orang.

“Dari Sabtu 16 Mei sampai 17 Mei 2020 pukul 16.00 Wita, jumlah pasien
terkonfirmasi positif Covid-19 di Minut bertambah tiga orang lagi
sehingga total akumulasi menjadi tujuh orang. Ketiga orang positif
yang baru tersebut yaitu laki-laki (35) dari Kecamatan Likupang Barat,
laki-laki (28) dari Kecamatan Talawaan dan balita laki-laki (5) dari
Kecamatan Kalawat,” papar Kadis Kesehatan Minut dr Harly Sompotan
MKes, kemarin. Lanjutnya untuk 7 pasien positif Covid-19 tersebar di
Kecamatan Talawaan 4 positif terdiri dari 2 dirawat, 1 sembuh dan 1
meninggal, Kecamatan Kalawat 1 positif dirawat, Likupang Barat 1
positif dirawat dan Kecamatan Kema 1 positif dirawat. “Lima orang
positif Covid-19 sementara dalam perawatan di sejumlah rumah sakit,”
tutur Sompotan.

Lanjutnya, untuk PDP di Minut bertambal lagi menjadi 32 orang, dengan
sebaran di 10 Kecamatan. Airmadidi 8 PDP yang terdiri dari 6 aktif dan
2 meninggal, Kalawat 5 PDP yang terdiri dari 4 aktif dan 1 meninggal,
Talawaan 3 PDP terdiri dari 1 aktif, 2 meninggal. Wori 1 PDP, kemudian
Likupang Barat 4 PDP aktif, Likupang Selatan 2 PDP terdiri dari 1
aktif dan 1 meninggal, Likupang Timur 2 PDP aktif, Dimembe 3 PDP
aktif, Kema 3 PDP terdiri dari 1 aktif dan 1 meninggal dan Kauditan 2
PDP, terdiri dari 1 aktif dan 1 meninggal. Total PDP yang meninggal
dunia 8 orang.

Untuk kontak erat resiko tinggi 10 orang, orang dalam pengawasan (ODP)
2 orang. Sedangkan yang selesai pantauan sebanyak 1003 orang.
“Untuk PDP tidak selamanya Covid-19. Kalau dari hasil pemeriksaan
laboratorium negatif berarti bukan Covid-19. Salah satu gejala
Covid-19 adalah pnemonia. Kalau pasien menderita pnemonia harus
diwaspadai di saat wabah Covid-19 ini. Tidak boleh spekulasi, makanya
penangananya juga harus prosedur Covid-19. Dari pada dianggap negatif
tetapi sudah berkontak dengan banyak orang ternyata kemudian positif,”
jelas Sompotan.

Kadis mengimbau pada para PDP tetap semangat menjalani pengobatan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap mematuhi anjuran pemerintah soal
social distancing, physical distancing atau menjaga jarak, tidak
keluar rumah kalau tidak penting. Serta menerapkan pola hidup sehat
dan bersih, mencuci tangan dengan benar, serta menggunakan masker,”
pungkas Kadis.(RAR)

Pos terkait