642 Cabang Pegadaian Raih Label SIBV Safe Guard

METRO- PT Pegadaian (Persero) memperoleh pengakuan sebagai salah satu BUMN yang fokus pada implementasi protokol Covid-19 dan siap bekerja dalam era tatanan baru.

Ini dibuktikan dengan label SIBV Safe Guard yang diraih oleh 642 cabang Pegadaian yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Label ini mengacu pada praktik global yang telah direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sesuai dengan Kementerian Kesehatan.

Bacaan Lainnya

Label SIBV Safe Guard diterima langsung oleh Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Kuswiyoto dan diserahkan oleh Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero), Dian M. Noer dan Direktur Berau Veritas Indonesia, Didie Tedjosumirat secara virtual.

Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero), Dian M. Noer mengungkapkan bahwa sepanjang 2020, SIBV telah melakukan asesmen untuk memastikan implementasi protokol kesehatan di berbagai instansi dan BUMN salah satunya Pegadaian.

“Pada 2021 ini layanan SIBV masih memegang komitmen yang sama untuk memulihkan ekonomi bangsa dan membantu bisnis mulai beroperasi kembali di tengah pandemi,” ujar Dian.

Melalui audit untuk Pegadaian, menurut Dian pihaknya ingin menunjukkan kompetensi SIBV untuk melakukan audit skala besar, dengan jangkauan wilayah luas, seluruh Indonesia.

“Tentunya dengan didukung teknologi seperti remote audit yang efektif dan efisien,” katanya.

Direktur Utama Pegadaian, Kuswiyoto mengaku bangga dengan prestasi yang berhasil dicapai ini, atas komitmen perusahaan yang selalu berupaya untuk menjadi BUMN yang taat aturan protokol kesehatan selama pandemi demi kepentingan karyawan maupun nasabah.

“Pemberian label ini juga akan meningkatan kepercayaan mitra dan seluruh stakeholder untuk merasa aman, dan nyaman selama berada di lingkungan perusahaan,” ucap Kuswiyoto, Senin (25/01).

Dia berharap, Pegadaian bisa mempertahankan prestasi ini, untuk menggerakan dan mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional.

“Terima kasih kepada seluruh insan Pegadaian yang sudah berjuang dan berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan ketat baik untuk melindungi diri dan para nasabah,” jelas Kuswiyoto.

Lebih jauh Kuswiyoto mengungkapkan, dalam rangka menumbuh kembangkan nilai budaya AKHLAK yang harmonis, adaptif dan meningkatkan kesadaran untuk menjalankan adaptasi
kebiasaan baru serta pencegahan Covid-19, Pegadaian menggelar acara Webinar bertajuk Pegadaian Leaders Talk vol.4, “Tahun Baru, Semangat Adaptasi Kebiasaan Baru” yang diselenggarakan pada Senin (25/01).

“Webinar ini membahas bagaimana kasus Covid-19 di lingkungan BUMN dan tanah air, serta pentingnya vaksin bagi masyarakat untuk mencegah penularan virus Covid-19,” pungkasnya.(71)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan