UNTUK mengoptimalkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Cabang Olahraga Paralayang Sulawesi Utara menjadwalkan program latihan di Palu, Sulawesi Tengah.
Informasi dari Asisten Pelatih Pelatda Cabor Paralayang, Herry Inyo Rumondor, alasan untuk berlatih di Palu karena ada satu nomor pertandingan yang tidak bisa menggunakan lokasi latihan di Gunung Tumpa atau Tetempangan.
“Kalau nomor ketepatan mendarat kami bisa menggunakan dua lokasi yang selama ini digunakan sebagai tempat latihan yakni Gunung Tumpa dan Tetempangan, tapi khusus untuk nomor cross country, tidak ada lokasi yang strategis di Sulut,” kata Inyo.
Diakuinya saat ini memang ada kendala terkait aturan PPKM di sejumlah daerah termasuk di Sulut bahkan Salawesi Tengah. “Tapi, kalau tidak berlatih di Palu, terus terang untuk nomor cross country sulit untuk meraih hasil positif di PON XX Papua,” jelas Inyo.
Padahal, lanjut Inyo salah satu nomor cross country terutama kategori terbang tandem, peluang Sulut untuk berprestasi sangat besar. “Jadi kalau atlet lebih dioptimalkan lewat program latihan di lokasi latihan yang representatif untuk kategori cross country, tentunya kami bisa bersaing di PON,” imbuhnya.
Seperti diketahui, Paralayang Sulut meloloskan enam atlet masing-masing dua putri dan empat putra. Selain tampil di nomor ketepatan mendarat, enam atlet yang digodok tim pelatih yang dikoordinir Aries Prabaya, juga akan berlaga di nomor cross country.(dni)






