Unsrat Manado Gelar Pengabmas Penguatan Ekonomi Rumah Tangga

Karamoy saat memaparkan materi penguatan ekonomi masyarakat.

METRO, Manado- Universitas Sam Ratulangi Manado melakukan pengabdian kepada masyarakat sebagai penguatan ekonomi rumah tangga pada masa pandemi di Balai Desa Watudambo, Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, pekan lalu.

Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dipimpin oleh Prof Dr Herman Karamoy SE MS, Ak CA dan anggota Hizkia HD Tasik SE MA PhD.

Bacaan Lainnya

Karamoy mengatakan, pandemi Covid-19 ini merupakan bencana yang menimpa banyak sektor usaha, dalam membuat kebijakan mempertahankan setiap usaha dan bisnis. Salah satu dampak yang sangat terasa adalah kebijakan mengurangi gaji karyawan, mengurangi jam kerja sehingga mengurangi pendapatan, bahkan sampai pada tindakan memPHK-kan karyawannya.

“Bagi usaha kecil menengah juga tetap terasa dampaknya, dengan menurunnya konsumen atau pelanggan yang berbelanja karena efek dari penghasilan masyarakat yang berkurang dan cenderung tidak cukup untuk kebutuhan pokok sehari-hari,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat di Desa Watudambo juga merasakan dampak Covid-19 ini. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan, sebagian besar masyarakat di Desa Watudambo ini adalah buruh tani, petani, tukang, pensiunan, tukang ojek dan pedagang. Dengan luas wilayah Desa Watudambo ini berkisar 500 Ha dan terbagi atas 11 Dusun. Tingkat Pendidikan penduduk di Desa ini tercatat sebanyak 84 orang tingkat sarjana, tingkat SLTA sebanyak 582 orang, dan tingkat SLTP sebanyak 323 orang dan sebanyak 525 menamatkan SD.

“Potensi keunggulan di Desa Watudambo adalah komoditas jagung, sektor perikanan, dan Pusat penyelamatan Satwa Tasikoki,” katanya.

Karamoy mengatakan, perguruan tinggi sebagai salah satu agen pembangunan, merasa ikut bertanggung jawab dalam peningkatan pengetahuan masyarakat untuk mengembangkan usaha-usaha yang dijalankan. Bahkan menciptakan usaha-usaha yang baru, serta pengelolaan keuangan rumah tangga di masa pandemi covid-19 ini.

“Sehingga bisa mendapatkan penghasilan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tutur Karamoy.(11)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan