KORANMETRO.COM- Salah satu momen paling memikat dari Honda Bikers Day (HBD) Regional Sulawesi 2025, adalah karnaval yang mengusung tema Satu Hati, Kawanua Karnaval.
Parade ini menjadi yang pertama kalinya digelar, menampilkan perpaduan bikers, budaya lokal Sulawesi Utara, dan semangat Satu Hati.
Derap langkah marching band IPDN, sorak sorai komunitas bikers, atraksi gagah tari kabasaran, hingga kreativitas dari kelurahan se-Kecamatan Wenang, sekolah binaan jaringan Honda, dan karyawan DAW menyatu dalam satu irama.
Jalanan Kota Manado seolah menjadi kanvas besar yang menampilkan jati diri Kawanua, hangat, kompak, dan penuh warna.
Karnaval Satu Hati, menghadirkan sentuhan budaya khas Sulawesi Utara. Momentum semangat Satu Hati berpadu dengan kreativitas dan kearifan lokal.
Satu Hati, Kawanua Karnaval dimeriahkan beberapa kebudayaan lokal Sulut, antara lain Tarian Kabasaran.
DAW juga mengundang masyarakat di 10 kelurahan dari Kecamatan Wenang, lokasi sekitar dimana HBD dilaksanakan, untuk ikut memeriahkan karnaval.
Tak ketinggalan kehadiran siswa dari SMK yang menjadi binaan dari PT DAW, dan juga siswa-siswa IPDN Sulawesi Utara.
Arak-arakan konvoi Satu Hati Kawanua Karnaval menempuh jarak sekitar 3 kilometer. Mulai dari venue HBD, peserta karnaval menyusuri sepanjang kawasan Manado Town Square, Megamas, Jalan Sam Ratulangi, kemudian kembali lagi ke venue HBD di Lapangan Koni.
Marketing Division Head DAW, Jemmy Febrianto, mengatakan melalui karnaval ini, Honda ingin menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat Sulawesi Utara serta mengangkat keindahan budaya lokal dalam suasana yang penuh persaudaraan dan kebersamaan.
“Harapannya juga bisa menunjukkan bahwa kita melebur dengan masyarakat,” ungkapnya.
Kata Jemmy, pihaknya sengaja melibatkan elemen masyarakat supaya gaung HBD juga bisa dirasakan warga setempat.
“Supaya kita semua bahagia, sehingga melalui event HBD ini, kita memiliki kebanggaan dengan budaya Tanah Minahasa,” katanya.(ian)






