KORANMETRO.COM- Sebuah bengkel yang memproduksi senjata tajam (Sajam) jenis ‘panah wayer’ di Kelurahan Kairagi, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, digerebek polisi, pada Senin (2/2/2026) siang.
Bengkel ini dilaporkan warga setempat karena dinilai meresahkan dan sering memicu aksi kekerasan.
Di bengkel tersebut petugas menemukan berbagai peralatan produksi dan panah wayer yang siap digunakan.
Barang bukti yang diamankan antara lain 12 anak panah wayer; 2 buah pelontar; puluhan potongan besi sebagai bahan baku, mesin gerinda, gergaji besi, tang, batu asah, tali rafia, isolasi ban, dan kertas ampelas.
Petugas juga mengamankan tiga pria berinisial RT (25), AM (20) dan JK (19). Mereka bertiga diduga kuat sebagai pembuat panah wayer.
Kapolsek Mapanget Ipda Simson Songgigilang, mengatakan ketiga tersangka beserta barang bukti sudah dibawa ke Mako Polsek Mapanget.
“Kami juga telah berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polresta Manado untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Simson.
Sesuai namanya, panah wayer merupakan jenis senjata tajam rakitan terbuat dari besi berukuran 10-15 Cm, yang dibuat menyerupai anak panah. Sajam ini biasa digunakan dengan pelontar mirip katapel.
Panah wayer sering digunakan dalam aksi-aksi kekerasan dan tawuran di Kota Manado. Senjata tajam ini sudah banyak memakan korban.(tbn)






