Seminggu Operasi Keselamatan Samrat 2026, Polda Sulut Catat 2.720 Pelanggaran

KORANMETRO.COM- Sejak digelar pada tanggal 2 Februari 2026, hingga kini operasi Keselamatan Samrat 2026 yang digelar Polda Sulut, telah mencatat sebanyak 2.720 pelanggaran.

Jika dibandingkan dengan periode operasi Keselamatan Samrat 2025, jumlah pelanggaran tahun ini mengalami kenaikan 36 persen.

Bacaan Lainnya

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah Hasibuan, mengatakan data tersebut menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada angka penindakan pelanggaran lalu lintas dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Rincian penindakan tersebut meliputi ​teguran sebanyak 2.039 kali, electronic traffic law enforcement (ETLE) sebanyak 370 pelanggaran, ​Tilang non-ETLE 158 tindakan.

Petugas juga menindak 119 kendaraan pribadi yang digunakan sebagai angkutan umum serta 34 kasus pelanggaran over dimension over loading.

​Polres Bitung menjadi wilayah dengan jumlah teguran tertinggi mencapai 433 kali, disusul oleh Polresta Manado dengan 385 kali teguran dan Polres Minsel 225 kali.

​Data kecelakaan lalu lintas pada minggu pertama, total 34 kejadian di seluruh wilayah Sulawesi Utara. Peristiwa tersebut mengakibatkan ​2 orang meninggal dunia, ​4 orang luka berat dan ​35 orang luka ringan. Sementara itu kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp28.450.000.

​Wilayah hukum Polresta Manado mencatat angka kecelakaan tertinggi dengan 16 kasus, diikuti oleh Polres Minahasa dengan 5 kasus dan Polres Bitung 4 kasus.

​Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan, Polda Sulut secara masif meningkatkan upaya pencegahan.

“​Selain itu, petugas di lapangan meningkatkan intensitas patroli di titik-titik rawan macet dan kecelakaan, serta melakukan pemeriksaan rutin terhadap pengemudi dan armada bus guna memastikan kelaikan jalan,” ujar Alamsyah.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan