KORANMETRO.COM – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrim menyusul hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang beberapa hari terakhir ini.
Bupati Joune Ganda melalui Sekretaris Daerah Ir. Novly G. Wowiling mengungkapkan , pemerintah daerah terus memantau perkembangan cuaca dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang hingga gelombang tinggi.
Seluruh perangkat daerah diminta siaga, khususnya di wilayah rawan banjir dan longsor,” tutur Wowiling.
Sekda mengakui, kewaspadaan dan langkah antisipasi dilakukan untuk meminimalkan risiko serta dampak terhadap masyarakat, karena keselamatan warga adalah prioritas utama.
“Jika terjadi kondisi darurat, dapat menghubungi Call Center 112 atau 117 yang bebas biaya, termasuk layanan Si Gesit untuk respons cepat,” imbau Wowiling. Terkait perkembangan cuaca ekstrim ini menurut Sekda, Bupati Minut Joune Ganda telah mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh instansi pemerintah, camat, lurah, hukum tua, tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat.
Sekda Wowiling juga mengingatkan warga yang bermukim di bantaran sungai, kawasan pesisir, serta lereng dan tebing agar meningkatkan kesiapsiagaan. Begitu juga, nelayan disarankan menunda aktivitas melaut saat tinggi gelombang meningkat.
Lebih lanjut menurut Sekda, pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan memastikan saluran drainase tidak tersumbat. Para pengendara kendaraan bermotor pun diminta berhati-hati karena jarak pandang berkurang dan kondisi jalan menjadi licin saat hujan lebat. (RAR)






