KORANMETRO.COM- Waktu hampir magrib, ketika Yeni Abdul, mendatangi Gereja Masehi Adven Hari Ketujuh (GMAHK) Tumumpa, di Kota Manado, pada Kamis (26/2/2026).
Sejak awal puasa, perempuan paruh baya ini rutin mendatangi GMAHK Tumumpa setiap sore menjelang waktu berbuka. Sore itu, ia ditemani sang cucu.
Sementara itu, di GMAHK Tumumpa, beberapa ibu-ibu anggota gereja terlihat sibuk mempersiapkan paket takjil untuk dibagi-bagikan kepada umat muslim yang menjalankan ibadah puasa. Paket takjil disiapkan di gerbang masuk gereja supaya dapat langsung diserahkan ketika warga datang.
Saat tiba di GMAHK Tumumpa, Yeni disambut senyum ramah beberapa anggota jemaat. Salah satu anggota langsung memberikan paket takjil berupa minuman ringan dan kue basah sebagai penganan berbuka puasa, kepada Yeni dan cucunya.
Yeni mengaku setiap tahun pada bulan Ramadan ia selalu datang ke GMAHK untuk mengambil takjil.
“Setiap tahun selama bulan Ramadan saya selalu ke sini karena umat gereja di sini membagikan takjil gratis,” ungkap Yeni.
Program berbagi takjil rutin digelar GMAHK Tumumpa setiap tahun. Program ini dijalankan tiga hari dalam seminggu selama bulan Ramadan.
Dalam sehari umat gereja akan menyiapkan sekitar 50-an paket takjil. Menunya beragam, nasi campur, macam-macam kue basah, manisan, hingga buah-buahan.
Pembagian takjil dilakukan dengan mekanisme kupon. Warga yang kebagian kupon bisa datang untuk ditukar paket takjil. Selain membagikan takjil di depan gereja, umat juga mendatangi rumah-rumah warga muslim di lingkungan sekitar gereja.
Berbagi takjil sudah dilaksanakan GMAHK Tumumpa selama 4 tahun sejak 2022. Gerakan sosial ini berangkat dari kepedulian anggota gereja terhadap kondisi ekonomi masyarakat, yang pada waktu itu baru saja dilanda pandemi Covid-19.
“Kami di gereja melihat bahwa saudara-saudara, sahabat-sahabat kita, tetangga-tetangga kita ini umat muslim yang saat itu mau puasa. Jadi di situlah muncul niat daripada jemaat untuk rindu membagi takjil,” ujar Joy Massie, Pendeta GMAHK Tumumpa.
Selain berbagi takjil, GMAHK Tumumpa juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis yang melibatkan umat muslim sehari menjelang puasa.
“Ini bukan sekedar seremoni, tapi lebih daripada itu kami sesuai dengan misi daripada gereja peduli terhadap sesama dan toleransi itu menjadi bagian gereja kami,” kata Joy.(ian)






