PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam membina ekosistem komunitas roda dua di Sulawesi Utara.
Melalui perhelatan Honda Fun Motour Camp yang digelar selama dua hari di Talajo Resort, DAW sukses mengumpulkan puluhan bikers untuk memperkuat ikatan silaturahmi sekaligus membekali mereka dengan kemampuan manajerial dan kreatif.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai komunitas yang bernaung di bawah payung Ikatan Motor Honda Sulawesi Utara (IMHS).
Tak sekadar ajang berkumpul, acara ini dirancang sebagai ruang kolaborasi untuk memastikan komunitas Honda tetap solid, relevan, dan berdampak positif di era digital.
Menyadari pentingnya peran media sosial saat ini, salah satu agenda utama yang menarik perhatian adalah sesi Sharing Session: How To Be a Content Creator. Menghadirkan Ryan Rizky sebagai narasumber, para peserta diajak membedah strategi pembuatan konten kreatif.
“Komunitas bukan hanya soal touring, tapi bagaimana kita membangun citra positif di ruang digital. Kreativitas dalam mengelola konten adalah kunci agar pesan keselamatan berkendara dan nilai positif komunitas tersampaikan luas,” ujar Ryan dalam paparannya.
Selain aspek eksternal, kesehatan internal organisasi juga menjadi fokus. Vetronella Wullur, Ketua Honda Manado Tiger Club, memimpin sesi Community Management Conflict. Dalam sesi ini, peserta dibekali teknik mitigasi dan resolusi konflik internal. Tujuannya jelas: menjaga solidaritas agar organisasi tetap berkelanjutan meski diterpa dinamika perbedaan pendapat.
Keseruan acara mencapai puncaknya saat fun games digelar. Suasana santai namun kompetitif ini berhasil mencairkan suasana, menyatukan anggota dari berbagai tipe motor Honda dalam satu semangat kebersamaan.
Dalam sesi diskusi panel, Agus Pratama selaku Ketua IMHS menegaskan bahwa Honda Fun Motour Camp adalah wadah krusial untuk sinkronisasi visi.
“Kami ingin komunitas di Sulawesi Utara terus tumbuh secara positif dan terarah. Komunikasi yang terbuka antara anggota dan main dealer adalah pondasinya,” tegas Agus.
Senada dengan hal tersebut, Bonny Pandelaki, Promotion Department Head DAW, menekankan bahwa peran komunitas kini telah berevolusi menjadi mitra strategis bagi perusahaan dan masyarakat.
“Kami ingin menciptakan sinergi yang kuat antara DAW, IMHS, dan seluruh komunitas. Harapannya, mereka tidak hanya aktif secara internal, tetapi juga menjadi pionir kreatif yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat luas di Sulawesi Utara,” ungkap Bonny.
Melalui kegiatan ini, PT Daya Adicipta Wisesa berharap komunitas Honda di Sulawesi Utara dapat menjadi role model bagi komunitas otomotif lainnya—yakni komunitas yang tidak hanya besar secara jumlah, namun juga cerdas secara digital dan matang secara organisasi.(ian)






