KORANMETRO.COM- Dalam semangat berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan 1447 H, PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kotamobagu kembali mewujudkan mimpi masyarakat prasejahtera untuk menikmati akses listrik mandiri.
Melalui program Light Up The Dream, PLN melaksanakan penyalaan serentak di wilayah kerja Unit Layanan Pelanggan (ULP) Modayag, tepatnya di Desa Matabulu, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Rabu (04/03).
Program ini merupakan inisiatif mulia dari insan PLN yang secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu biaya penyambungan listrik bagi keluarga yang membutuhkan.
Dengan mengusung tema “Listrik untuk Nyalakan Mimpi, Nyalakan Energi Baru untuk Semangat Ramadhan Penuh Keberkahan”, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran PLN melampaui sekadar penyedia infrastruktur, namun juga sebagai penggerak kesejahteraan sosial.
Kegiatan penyalaan di Desa Matabulu berlangsung khidmat dan penuh haru. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, bersama jajaran pemerintah daerah dan manajemen PLN UP3 Kotamobagu.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen besar PLN untuk memastikan energy justice atau keadilan energi bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Listrik adalah fondasi bagi kemajuan sebuah keluarga. Melalui Light Up The Dream, kami ingin memastikan bahwa tidak ada lagi masyarakat di wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo yang tertinggal dari akses energi,” tegas Usman.
Di wilayah Kotamobagu, khususnya Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, terdapat 4 pelanggan yang terpilih menerima bantuan penyambungan listrik gratis ini.
Manager PLN UP3 Kotamobagu, Reki Wowiling, menjelaskan bahwa pemilihan penerima manfaat dilakukan secara selektif agar bantuan tepat sasaran.
“Melalui program ini, PLN ingin memastikan setiap keluarga dapat merasakan manfaat listrik secara langsung. Kami percaya bahwa dengan adanya listrik mandiri, anak-anak bisa belajar lebih baik di malam hari dan ibu rumah tangga dapat memulai usaha kecil dari rumah,” ungkap Reki.(brs)






