KORANMETRO.COM- Bantuan sosial (Bansos) tahun 2026 mulai disalurkan ke warga penerima manfaat, di Kota Manado, Sulawesi Utara.
Bansos diberikan secara bertahap. Proses penyalurannya sudah dimulai sejak Rabu (25/3/2026) lalu melalui kantor pos se-Kota Manado. Penyaluran dilaksanakan mulai pukul 9 pagi hingga 4 sore Wita.
Penyaluran dilakukan secara bergantian dibagi per kecamatan. Pada Jumat (27/3/2026) kemarin, giliran warga dari Kecamatan Singkil, Wenang, dan Wanea.
Di Kantor Pos Cabang Utama Samrat, terpantau ribuan warga dari 3 kecamatan tersebut rela antri sejak pagi untuk mengambil bantuan di outlet-outlet yang disiapkan.
Bansos terbagi dalam 2 jenis yaitu Bansos PKH dan Sembako, yang diberikan dalam bentuk uang tunai.
Khusus PKH jumlahnya bervariasi tergantung komponen keluarga. Bagi ibu hamil dan keluarga yang memiliki anak balita akan menerima Rp3 juta per tahun, yang diberikan dalam 3 kali penyaluran. Tahap 1 periode Januari, Februari, Maret sebesar Rp750 ribu.
“Kalau anak SD dapat 900 ribu per tahun; SMP 1,5 juta; SMA 2 juta. Diterima dalam 3 tahap,” ujar Nur Alifa, pendamping sosial PKH, Kecamatan Singkil.
Adapun Bansos Sembako diberikan dalam bentuk uang tunai, sebesar Rp2,4 juta per tahun, yang diberikan per triwulan sebesar Rp600 ribu.
Suratni, warga Singkil, mengaku uang Bansos PKH akan digunakan untuk keperluan rumah tangga. “Buat beli bahan pokok beras, gula, dan minyak goreng,” ungkapnya.(ian)






