KORANMETRO.COM- Program sekolah rakyat resmi diluncurkan mulai hari ini, Senin (14/7/2025). Di Kota Manado, sekolah rakyat dibuka untuk jenjang SMP.
Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 21 Manado, berlokasi di Gedung Sentra Tumou Tou, Dirjen Rehabilitasi Sosial, Kelurahan Paal IV, Kecamatan Tikala.
Siswa SRMP 21 Manado berjumlah 75 orang, terdiri dari 39 laki-laki dan 36 perempuan. Anak-anak ini berasal keluarga kurang mampu desil 1 dan 2 yang lolos verifikasi.
Kepala Sentra Tumou Tou Manado, Meerada S Aryani, menjelaskan mulai hari ini para siswa akan tinggal di asrama dan mengikuti seluruh proses pembelajaran sesuai kurikulum pendidikan.
“Hari ini dan besok mereka mengikuti skrining untuk memastikan kondisi kesehatan, agar supaya para siswa bisa mengikuti proses pembelajaran dengan optimal,” ujar Meerada.
Menurutnya, selama tinggal di asrama para siswa ini menjadi tanggung jawab penuh pihak Sentra Tomou Tou.”Para siswa ini, kata Meerada, akan punya wali asrama untuk memberikan pengasuhan dan pendampingan.
“Kepada orang tua jangan khawatir, kami bertanggung jawab sepenuhnya terhadap kesehatan dan keselamatan selama dititipkan di tempat kami,” jelasnya.
Kata Meerada, guru-guru SRMP merupakan guru-guru terbaik, yang khusus dipilih untuk meningkatkan kualitas anak.
Tenaga pengajar terdiri dari dari 10 guru mata pelajaran, 1 guru bimbingan konseling (BK), dan 1 guru agama.
“Sekolah ini secara status telah terdaftar. Orang tua tidak perlu khawatir, kita pastikan keberlanjutan sekolah ini tetap ada,” paparnya.
Kepala Sekolah SRMP 21, Fenny Meivy Sarah Kilikily, SPsi, Mpd, mengatakan setelah proses pemeriksaan kesehatan, siswa akan mulai mengikuti masa orientasi sekolah dan pendalaman karakter, sesuai kurikulum nasional.
“Untuk tiga bulan awal ini akan mengikuti kurikulum persiapan. Tujuannya supaya kita mengetahui kebiasaan anak, sehingga kita paham apa kebutuhan anak,” jelasnya.
Kami targetkan anak-anak akan bisa beradaptasi secepatnya dengan lingkungan sekolah yang baru,” tuturnya.(ian)