KORANMETRO.COM- Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado menurunkan 16 personel beserta alat utama (Alut) untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan (SAR), terhadap korban bencana banjir bandang di Kepulauan Siau, Provinsi Sulawesi Utara.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado, George Randang, mengatakan dalam operasi ini, Alut yang dikerahkan meliputi 1 unit truk personel, 1 unit kendaraan D-Max double cabin, 2 unit motor trail, tenda posko lengkap dengan peralatan posko, peralatan medis, drone termal, peralatan evakuasi, peralatan ekstrikasi, serta peralatan urban SAR guna mendukung kelancaran pelaksanaan tugas di lapangan.
“Saat ini, tim masih melakukan orientasi medan sekaligus mencari dan membuka akses menuju wilayah yang terisolir akibat banjir bandang, guna mempercepat proses penanganan, pencarian, dan evakuasi korban di lokasi terdampak,” ungkap Randang.
Tim rescue diberangkat menuju lokasi kejadian menggunakan KM Marina Bay 01 dari Pelabuhan Manado pada pukul 15.00 Wita.
“Untuk kendaraan dibarangkatkan siang ini dengan kapal Feri dari Bitung,” ungkap Randang.
Adapun jumlah korban yang terdata hingga Selasa (6/01/2026) siang mencapai 36 orang. Terdiri dari 14 orang meninggal dan 18 korban luka-luka, dan 4 lainnya masih dinyatakan hilang.(ian)






