KORANMETRO.COM- Pihak Dokkes Polda Sulawesi Utara (Sulut) menemui kesulitan mengungkap identitas salah satu jenasah korban kebakaran Panti Wreda Damai, Ranomuut, Manado.
Pasalnya, hingga kini belum ada satu pun keluarga yang melapor sehingga pihak DVI Polda Sulut belum memiliki DNA pembanding.
Kabid Dokkes Polda Sulut, AKBP dr Tasrif, menjelaskan ada satu korban yang tidak ada data pembandingnya.
“Hingga kini belum ada keluarga yang melapor sehingga kami tidak punya data pembanding,” ungkap Tasrif, Selasa (13/01/2026).
Ia mengimbau bagi yang merasa ada anggota keluarga yang menjadi korban agar segera melapor ke pos antemortem di Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan proses pengambilan sampel DNA.
“Jadi yang satu ini belum bisa kami tentukan siapa dan jenis kelaminnya juga belum bisa dipastikan karena masih menunggu DNA pembanding.”,” ucapnya.
Tasrif bilang, hingga kini sudah 13 orang korban yang teridentifikasi, dan dua sampel yang sementara diproses.
“Hari ini ada tiga yang diidentifikasi, dan sudah kita serahkan ke keluarga,” katanya.(ian)






