Pesta Nikah di Singkil Ricuh, Pelaut Tewas Terkena Sajam

Foto ilustrasi.

KORANMETRO.COM- Perkelahian menggunakan senjata tajam (Sajam) terjadi saat hajatan pesta nikah di Kampung Pancurang, Singkil, Kota Manado, pada Selasa (27/1/2026) dini hari pukul 02.30 Wita.

Empat pria berinisial ML, E, K, dan FJM terlibat perkelahian saat pesta berlangsung. Akibatnya, FJM meregang nyawa di rumah sakit usai terkena tikaman pisau badik.

Bacaan Lainnya

Pertikaian bermula saat korban FJM menegur salah satu pria yang diduga membawa Sajam.

“Setelah ditegur, pelaku utama berinisial ML langsung mencabut pisau dan menikam korban di beberapa bagian tubuh. Pelaku dibantu rekannya E,” ujar Ipda Leonardo Immanuel Simanjuntak, Kapolsek Singkil.

Akibat penikaman tersebut, korban FJM yang berprofesi sebagai pelaut, menderita luka di bagian dada kiri dan kanan, serta area vital. Korban yang bersimbah darah langsung dilarikan warga ke rumah sakit, namun sayang, nyawa korban tidak tertolong.

Menurut Leonardo, di waktu yang bersamaan ML dan E terlibat perkelahian dengan K.

Nama terakhir, menikam ML dan E hingga menderita luka serius. “Saat ini kedua korban masih menjalani perawatan di RS Malalayang akibat luka tusuk,” ungkapnya.

Usai kejadian K langsung diamankan dan dibawa ke Mapolresta Manado. “Kami juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi warga setempat yang berada di lokasi kejadian,” ucapnya.

Kapolsek mengimbau warga untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. Menurutnya, saat ini situasi di sekitar TKP terpantau aman dan kondusif dengan pengamanan aparat.

“Polsek Singkil bersama Polresta Manado terus melakukan pendalaman guna mengungkap secara lengkap motif serta peran masing-masing pihak dalam kejadian tersebut,” katanya.(tbn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan