RUPS BSG Bahas Kinerja 2025 Hingga Rencana Bisnis Bank di 2026

KORANMETRO.COM- Bank Sulutgo (BSG) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025, pada Selasa (10/2/2026), di Ballroom Kantor Pusat BSG.

RUPS membahas sejumlah agenda penting. Mulai dari laporan kinerja di 2025 hingga rencana bisnis bank.

Bacaan Lainnya

Ada tiga agenda utama dalam RUPS kali ini.

Pertama, laporan tahunan mengenai jalannya perseroan selama tahun
buku 2025 dan penjelasan tentang rencana bisnis bank (RBB) Tahun 2026-2028; serta rencana aksi pemulihan dan kebijakan deviden.

Agenda kedua terkait penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2025. Sebanyak 74 persen dari laba bersih perseroan dibagikan kepada
pemegang saham sebagai dividen secara proporsional berdasarkan share saham per 31 Desember 2025.

Agenda ketiga membahas penetapan dana kegiatan tanggung jawab sosial dan keuangan berkelanjutan tahun 2026.

Agenda kelima terkait pemberian wewenang kepada dewan komisaris untuk menunjuk kantor akuntan publik yang akan melakukan audit laporan
keuangan perseroan tahun buku 2026.

Sedangkan agenda kelima soal pengesahan dana setoran modal tahun 2025-2026. BSG menutup tahun 2025 dengan Asset Rp23.6 triliun, sedangkan laba nett Rp281 miliar.

RUPS dihadiri Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE selaku Pemegang Saham Pengendali; Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail; perwakilan PT Mega Corpora selaku Pemegang Saham Pengendali 2, serta seluruh pemegang saham BSG dari Sulawesi Utara dan Gorontalo, juga Koperasi Karyawan dan Pengurus BSG.

Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, dalam sambutannya memberikan apresiasi
kepada para pengurus dan seluruh insan BSG selama tahun buku 2025, atas dedikasi dan kerja keras hingga BSG dapat bertumbuh optimal di tengah gejolak ekonomi selama tahun 2025.

Gubernur juga meminta agar semangat dan kerja keras tersebut dibawa terus di tahun 2026 sehingga dapat meningkatkan laba yang berimbas pada meningkatnya dividen/PAD untuk pemerintah.

“Seluruh kepala daerah, sebagai pemegang saham dan nasabah, wajib menabung dan mengajak masyarakat untuk simpan uang di BSG,” ungkap Gubernur.

Direktur Utama Revino Pepah, dalam pemaparan kinerja Perseroan menyampaikan bahwa kinerja keuangan BSG sepanjang tahun 2025 bertumbuh dan menyentuh laba tertinggi dalam 6 tahun terakhir.

“Namun masih banyak kekurangan yang akan diperbaiki di 2026 agar bisnis BSG lebih diversifikasi, antara lain melakukan ekspansi bisnis yang berkualitas, optimalisasi biaya serta penguatan tata kelola, agar dapat menunjang keberlanjutan rencana bisnis bank,” kata Revino.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan