KORANMETRO.COM — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada terhadap beredarnya nomor telepon palsu yang mengatasnamakan Bupati Joune Ganda.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Minahasa Utara, Asriyadi Lalompoh, mengakui pihaknya telah menerima laporan terkait adanya oknum yang mengaku sebagai Bupati Joune Ganda untuk tujuan tertentu.
Lalompoh mengungkapkan, pelaku dengan mencatut nama bupati itu telah sempat menghubungi salah satu hukum tua di Minut dengan dalih menawarkan penjualan emas.
“Kami imbau masyarakat harus lebih berhati-hati dan waspada. Kalau ada pesan, telepon, atau permintaan yang mengatasnamakan pejabat daerah, khususnya bupati, sebaiknya dicek terlebih dahulu melalui kanal resmi pemerintah,” tegas Lalompoh.
Menurut Kadis Kominfo, bupati tidak pernah melakukan transaksi pribadi ataupun menyampaikan permintaan tertentu melalui nomor tidak resmi. Dirinya mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya, apalagi sampai menindaklanjuti permintaan yang berpotensi menimbulkan kerugian. Apalagi menurutnya modus penipuan digital saat ini semakin marak dengan memanfaatkan nama pejabat publik untuk meyakinkan korban.
“Kesadaran dan kewaspadaan bersama menjadi kunci agar masyarakat tidak menjadi korban penipuan digital,” pungkasnya.(RAR)






