KORANMETRO.COM – Bupati Minahasa Utara, Joune James Esau Ganda, resmi menyandang gelar doktor setelah sukses mempertahankan disertasinya dalam sidang terbuka Program Pascasarjana di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Rabu (04/03/2026). Gelar akademik tersebut diraih usai ia mempresentasikan riset berjudul “Implementasi Pengembangan Kebijakan Pariwisata Kawasan Metropolitan Bitung–Minahasa–Manado (Bimindo) di Provinsi Sulawesi Utara”.

Dalam sidang yang berlangsung hampir dua jam sejak pukul 15.00 WIB, Joune tampil tenang dan argumentatif. Ia menjawab pertanyaan para penguji dengan dukungan data empiris dan kerangka teori yang komprehensif. Disertasinya menyoroti pentingnya penguatan implementasi kebijakan pariwisata di kawasan strategis Bimindo secara terpadu dan berkelanjutan. Kawasan Bitung–Minahasa–Manado sendiri telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Nasional melalui Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2017.
Dalam sambutan usai dinyatakan lulus, Joune mengungkapkan rasa syukur dengan mengutip Roma 11:33, “Betapa dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!” Ia menyebut capaian akademik tersebut sebagai bagian dari perjalanan iman dan pengabdian. “Pencapaian ini bukan semata hasil usaha manusia, tetapi buah dari penyertaan dan kebijaksanaan Tuhan,” ujarnya.
Lebih jauh, Joune menegaskan bahwa riset tersebut lahir dari tanggung jawabnya sebagai kepala daerah dalam mendorong akselerasi pembangunan. “Dalam mengemban amanah Masyarakat Kabupaten Minahasa Utara sebagai Bupati saya berkomitmen mendorong akselerasi pembangunan daerah, saya melihat bahwa penguatan implementasi kebijakan pengembangan pariwisata di kawasan Bimindo Provinsi Sulawesi Utara merupakan isu strategis yang sangat relevan untuk dikaji secara ilmiah, karena pariwisata telah menjadi sektor kunci yang mampu menggerakkan ekonomi lokal, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat identitas dan daya saing daerah,” paparnya.
Ia menambahkan, potensi unggulan kawasan metropolitan Bimindo membutuhkan pendekatan kebijakan yang tidak berhenti pada tahap perumusan, tetapi diimplementasikan secara kolaboratif lintas pemangku kepentingan. “Atas dasar itulah saya menjadikan ‘Implementasi Kebijakan Pengembangan Pariwisata Kawasan Metropolitan Bitung Minahasa Manado (Bimindo) di Provinsi Sulawesi Utara’ sebagai topik penelitian disertasi, karena penelitian ini akan memberikan fondasi akademik dan rekomendasi strategis untuk memperkuat efektivitas implementasi kebijakan, memastikan keberlanjutan pengembangan pariwisata, dan menghadirkan model tata kelola yang mampu menjawab kebutuhan serta karakteristik wilayah Bimindo secara lebih komprehensif dan visioner,” jelasnya.
Joune berharap, hasil penelitiannya dapat melahirkan model tata kelola pariwisata yang adaptif dan aplikatif bagi Sulawesi Utara. Dengan mengintegrasikan pengalaman praktis sebagai kepala daerah dan landasan akademik yang kuat, ia berkomitmen mendorong kawasan Bimindo menjadi poros pertumbuhan pariwisata yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat.(RAR)






