KORANMETRO.COM- Seorang karyawan swasta di Kota Manado, Sulawesi Utara, berinisial SS (38) babak-belur dikeroyok .
Peristiwa naas ini menimpa SS, pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 01.30 Wita, saat ia pulang dari sebuah acara ulang tahun.
Saat berada perempatan Kelurahan Winangun Satu, Kecamatan Malalayang, SS dihadang kendaraan para pelaku.
Tanpa alasan yang jelas, salah satu pelaku turun dan melontarkan tantangan sebelum akhirnya melayangkan pukulan mentah ke arah wajah korban.
Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto, mengungkapkan korban dipukul berulang kali oleh dua orang hingga terjatuh ke dalam selokan. “Aksi tersebut baru berhenti setelah warga sekitar datang melerai,” ujar Elwin.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban SS mengalami luka-luka serius, memar pada wajah sebelah kiri, luka pecah pada bibir, benjolan di bagian kepala dan luka memar di bagian punggung.
Hanya dalam hitungan jam setelah laporan diterima, dua pria yang diduga sebagai pelaku berhasil diringkus petugas pada Senin (2/3/2026) dini hari.
Tim Alpha Resmob berhasil mengidentifikasi dua orang terduga pelaku yakni CW (24) dan DM alias D (28).
”Keduanya diamankan di kediaman masing-masing tanpa perlawanan pada pukul 00.15 WITA dan langsung digelandang ke Mapolresta Manado,” kata Elwin.(tbn)




