KORANMETRO.COM- Seleksi penerimaan murid baru jenjang SD dan SMP di Kota Manado, Sulawesi Utara, telah dibuka sejak tanggal 2 Juni 2026.
Pendaftaran siswa baru tetap dilakukan secara digital seperti sebelumnya. Namun tahun ini, calon siswa diwajibkan membuat akun agar bisa mendaftar di sekolah yang sesuai.
Calon siswa diwajibkan mendaftar di alamat website spmb.manadokota.go.id, kanal pendaftaran resmi yang dikembangkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diknas) Kota Manado.
“Itu sistemnya full digital. Dalam aplikasi yang kita gunakan sekarang yang kita namakan Teman Baru, atau kependekan dari Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB),” ujar Bart Assa, Kepala Diknas Kota Manado, saat ditemui di ruang kerjanya Jumat (5/6/2026).
Cara mengisi data SPMB diawali dengan melakukan registrasi akun di portal resmi spmb.manadokota.go.id menggunakan NIK anak dan tanggal lahir.
Setelah login, ada lima tahapan utama yakni pengisian biodata, kelengkapan berkas umum dan khusus, pemilihan sekolah tujuan, serta konfirmasi akhir.
Khusus sekolah tujuan, calon siswa memilih jalur pendaftaran berdasarkan zonasi, prestasi, atau jalur penerimaan lain.
“Ada 4 pilihan bagi siswa. Pertama jalur afirmasi, kemudian prestasi, zonasi, dan jalur mutasi. Penilaiannya itu dilakukan secara otomatis oleh aplikasi, tidak lagi manual oleh kepala sekolah ataupun petugas PPDB di sekolah. Jadi kami berharap dalam proses ini mudah-mudahan bisa berjalan lancar,” jelas Bart.
Ia berharap, orang tua bisa cepat tanggap memahami cara mendaftar dan registrasi ke jalur-jalur yang diinginkan. Sebab kalau ada hambatan akan memperlambat sistem untuk bekerja dan jadwal sudah terlampaui.
“Bisa saja mereka tidak diterima, bukan mereka tidak bisa, tapi karena tidak ada pengertian soal bagaimana cara menggunakan aplikasi ini,” ucapnya.
Bart bilang pihaknya menyiapkan kanal pengaduan, kalau-kalau masyarakat terkendala saat proses pendaftaran di sistem.
Katanya, operator kanal pengaduan siaga selama jam kerja untuk menjawab aduan masyarakat
“Masyarakat juga bisa datang langsung ke dinas atau sekolah, karena di sana juga operator dan panitia SPMB siap membantu,” kata Bart.(ian)






