BMKG Umumkan Peringatan Tsunami Berakhir Pasca Gempa M7,7 di Laut Sulawesi

KORANMETRO.COM- Badan Meteorolgi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencabut peringatan dini tsunami.

“Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa magnitudo 7.7, tanggal: 08-Jun-26 06:37:42 WIB, dinyatakan telah berakhir,” bunyi pernyataan resmi BMKG.

Bacaan Lainnya

Meski begitu, masyarakat diminta tetap mewaspadai gempa susulan yang kemungkinan terjadi.

“Masyarakat yang ada di kepulauan, khususnya di Sangihe, Sitaro, dan Talaud, kami minta tetap waspada dan berhati-hati, untuk sementara waktu menghindari di tepian pantai,” ujar Kepala BPBD Sulut, Adolf Tamengkel.

Peringatan tsunami diumukan pasca gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Laut Sulawesi, pada Senin (7/6/2026) pagi, sekitar pukul 08.55 Wita.

Pasca gempa BMKG mendeteksi telah terjadi tsunami dengan ketinggian berkisar antara 0,18-0,75 meter.

Data BMKG mencatat gelombang tsunami terdeteksi di Bitung 0.29m, Loloda-halmahera barat 0.09m, Melonguane-Kepuluan Talaud 0.32m, Paleleh 0.45m, Tahuna 0.30m, Talengan-Sulut 0.75m, Tanjung Sidupa 0.32m, Ternate 0.14m, Ulu Siau-Sitaro 0.18m.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan