Guguran Lava Karangetang Dekati Pemukiman, 22 Warga Dievakuasi

Proses evakuasi warga Batubulan oleh petugas.

METRO, Sitaro- Proses evakuasi dilakukan aparat gabungan TNI, Polri dan BPBD Kabupaten Sitaro terhadap 22 warga Kampung Batubulan Kecamatan Siau Barat Utara (Sibar) Sabtu (02/02/2019) siang tadi. Langkah itu diambil lantaran ancaman guguran lava Gunung Api Karangetang yang telah mendekati area pemukiman warga setempat.

Menurut Kepala Pos Pengatan Gunung Api (PGA) Karangetang, Yudia Tatipang, titik akhir guguran lava panas dengan pemukiman warga berjarak sekitar 300 meter. Sedangkan dengan ruas jalan antara Lindongan I dan Lindongan II Kampung Batubulan sekitar 200 meter. “Yang kami rekomendasikan dievakuasi adalah warga yang bermukim diantara Kali Batuare dan Kali Marebuhe. Kami kuatir ketika guguran lava terus mendekat, mereka bisa terisolir,” kata Tatipang ketika ditemui di Kampung Batubulan sore tadi.

Baca Juga :  PSU di Minut Bertambah Jadi 9 TPS

Berdasarkan data yang diperoleh wartawan, 22 warga yang dievakuasi itu terbagi atas 6 KK dengan rincian delapan orang laki-laki, 10 orang perempuan, serta empat anak-anak. Mereka pun ditempatkan oleh petugas di rumah-rumah warga Kampung Batubulan lainnya yang dianggap aman dari ancaman guguran lava. “Kami terus memantau perkembangan disana sambil mendata ulang identitas warga. Kebetulan petugas kami dibantu aparat TNI maupun Polri tetap standby dilokasi,” terang Kepala BPBD Kabupaten Sitaro, Bob Wuaten ST.

Baca Juga :  Opa Langowan Ditemukan Tewas Terapung di Kolam Air Panas

Sasebohe yang memimpin langsung jalannya proses evakuasi menerangkan, setelah tiba dilokasi, pihaknya langsung mengambil berbagai tindakan diantarannya menghimbau masyarakat yang masih sementara bekerja di dekat Kali Marebuhe dan Kali Batuare agar berhenti mlakukan aktifitas. “Kami juga langsung mengevakuasi masyarajat yang dekat dengan Kali Marebuhe dan Kali Batuare untuk pindah ktempat yang lebih aman. Selain itu anggota kami langsung menutup akses jalan antara lindongan I dan lindongan II Kampung Batubulan,” urai Sasebohe sembari memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa guguran lava tersebut. (Vih)

Baca Juga :  Empat Lelaki Tondano Aniaya dan Tikam Edis
Bagikan sekarang...

Berita Terbaru