MJP: Pemerintah Jangan Bebani Masyarakat dengan Vaksin Berbayar

>> Melky Pangemanan.
Melky Pangemanan.

METRO, Manado- Meski rencana pemerintah untuk mengadakan vaksin gotong royong bagi warga telah dibatalkan, namun berbagai kritikan terus bermunculan. Salah satunya dari anggota DPRD Sulawesi Utara, Melky Jakhin Pangemanan (MJP).

Ia mengatakan, alih-alih mengadakan vaksin gotong royong atau vaksin individu yang berbayar, Pemerintah sebaiknya mendorong secara masif vaksinasi gratis yang saat ini sementara dijalankan.

Bacaan Lainnya

“Karena target pemerintah saja belum tercapai kenapa mau membebani rakyat dengan vaksin berbayar. Program vaksinasi nasional belum sesuai target. Akselerasi vaksinasi untuk masyarakat yang harus digenjot bukan menjual vaksin ke masyarakat kita. Pemerintah fokus saja dulu penuhi target vaksinasi,” ucap MJP, Selasa (13/7/2021).

Sebelumnya, PT Kimia Farma (Persero) Tbk telah memutuskan menunda penyelenggaraan vaksin berbayar. Vaksin COVID-19 gotong royong untuk individu ini rencananya dimulai Senin (11/7/2021) kemarin.

Sekretaris Perusahaan Kimia Farma Ganti Winarno Putro menyebut penundaan dilakukan karena besarnya animo dan pertanyaan yang masuk.

“Kami mohon maaf karena jadwal vaksinasi Gotong Royong Individu yang semula dimulai hari Senin, 12 Juli 2021 akan kami tunda hingga pemberitahuan selanjutnya,” jelas Ganti Putro.(37)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan