Ratusan Hewan Peliharaan di Manado Disuntik Vaksin Cegah Rabies

Manado20 Dilihat

METRO, Manado- Ratusan hewan peliharaan yang terdiri dari 157 ekor anjing dan 74 kucing disuntik vaksin untuk pencegahan dan pengendalian penyakit rabies, pada peringatan Hari Rabies Sedunia 2022, di Lapangan Tikala Manado, Rabu (28/9).

Para pecinta hewan bahkan masyarakat sekitar Lapangan Tikala berbondong-bondong membawa anjing dan kucing kesayangannya untuk disuntik vaksin rabies.

Selain vaksin, dilakukan juga pengobatan hingga konsultasi hewan. Digelar juga kontes hewan kesayangan dari komunitas Perkin dan Polda Sulut. Semuanya diselenggarakan secara gratis tanpa dipungut biaya.

“Vaksinasi rabies ini harus rutin dilakukan setahun sekali. Selain bertujuan untuk memastikan hewan peliharaan kita tetap sehat, vaksin ini juga tentu bisa menekan angka penularan penyakit rabies dari hewan ke manusia,” ujar Donni Muksydayan, Kepala Karantina Pertanian Manado.

Rangkaian kegiatan Hari Rabies Sedunia ini, menurut Donni merupakan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan hewan peliharaan. “Khususnya untuk mencegah kasus penularan rabies,” katanya.

Sementara itu, Ketua PDHI Sulut, Hanna O Tioho mengungkapkan bahwa penanganan penyakit rabies harus berkolaborasi dengan stakeholder, peran jajaran kesehatan, serta masyarakat luas.

“Kita harus bersinergi wujudkan one health zero death dari ancaman rabies. Masyarakat juga harus andil dalam upaya ini. Itu sebabnya kami juga terus melakukan sosialisasi untuk membangun kesadaran masyarakat tentang bahaya rabies dalam berbagai kesempatan,” terang Hanna.

Dari data Badan Karantina Pertanian, diketahui bahwa selama periode Januari hingga September 2022, lalu lintas pemasukan anjing ke Sulut tercatat sebanyak 178 ekor dan kucing 39 ekor. Sedangkan untuk lalu lintas pengeluaran anjing di periode yang sama sebanyak 98 ekor dan pengeluaran kucing sebanyak 123 ekor.

Dari banyaknya angka lalu lintas hewan penular rabies ini, maka kata Donni hewan-hewan tersebut harus selalu dipastikan kesehatan agar terhindar dari infeksi rabies.

“Kesadaran masyarakat juga sangat penting dalam mencegah penyakit rabies demi mempertahankan wilayah Sulut bebas dari rabies,” pungkas Donni.(71)

Komentar