Harga Cengkeh dan Ikan Nila Dongkrak Kenaikan NTP Sulut

>> Membaiknya harga komoditi di subsektor tanaman perkebunan rakyat, terutama komoditi cengkih, kakao dan pala biji, berimbas pada kenaikan indeks yang diterima oleh petani.

METRO, Manado- Nilai tukar petani (NTP) di Sulawesi Utara pada bulan Juli 2021 mencapai 108,65 atau naik 0,52 persen dibandingkan dengan bulan Juni yang masih 108,09.

Kepala Badan Pusat Statistik Sulawesi Utara, Asim Saputra mengatakan, kenaikan NTP disebabkan oleh kenaikan indeks yang diterima petani lebih cepat dibanding kenaikan indeks yang dibayar petani.

Bacaan Lainnya

“Sumbangsih terbesar kenaikan indeks yang diterima petani adalah kenaikan harga ikan nila tawar pada subsektor budidaya perikanan dan tanaman perkebunan rakyat khususnya komoditi cengkeh,” ungkap Asim.

Data yang diperoleh METRO mencatat dari 5 NTP subsektor, 4 subsektor mengalami kenaikan dan 1 sektor mengalami penurunan. Kenaikan tertinggi terjadi pada subsektor tanaman perkebunan rakyat yang mencapai 113,02, diikuti subsektor perikanan 106,29, subsektor tanaman pangan 104,83, dan subsektor peternakan 103,06. Sementara subsektor hortikultura mengalami penurunan cukup tinggi mencapai 2,62 persen
dibandingkan bulan sebelumnya, dari 105,38 pada bulan Juni menjadi 102,62 di bulan Juli.

“Hampir semua sub sektor mengalami kenaikan yaitu tanaman pangan, tanaman perkebunan rakyat, peternakan dan perikanan. Hanya sub sektor hortikultura yang mengalami penurunan cukup tinggi di bulan Juli,” ujar Asim.

Lebih jauh Asim mengungkapkan bahwa di wilayah pedesaan Sulut terjadi inflasi 0,37 persen. Lima kelompok pengeluaran cenderung stagnan, sedangkan enam kelompok pengeluaran lainnya mengalami inflasi dengan nilai yang bervariatif.

“Inflasi tertinggi terjadi padaIndeks kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,53 persen,” pungkasnya.(71)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan