Tim Terjun Payung Bertolak ke Pangandaran Jabar

Tim Terjun Payung Sulut berpose dengan Ketua Umum Pengprov FASI Sulut sebelum bertolak ke Pangandaran Jawa Barat.
Tim Terjun Payung Sulut berpose dengan Ketua Umum Pengprov FASI Sulut sebelum bertolak ke Pangandaran Jawa Barat.

TIM Terjun Payung Sulawesi Utara dengan komposisi tiga atlet, satu pelatih dan satu teknisi, Minggu (15/08) bertolak ke Pangandaran Jawa Barat untuk menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON XX/2021.

Kepada METRO, Pingkan Natalia Mandagi mengatakan program Pelatda PON Khusus Cabor Terjun Payung akan dimulai pada tanggal 16 Agustus 2021 hingga 21 September 2021 mendatang.

Bacaan Lainnya

Dijelaskan salah satu atlet senior di cabor Terjun Payung Sulut, pemilihan lokasi latihan di Pangandaran karena fasilitas penunjang seperti pesawat tersedia. Selain itu, dukungan dari rekan rekan sesama atlet terjun payung juga menjadi salah satu pilihan untuk berlatih di lokasi pelaksanaan PON XIX Jabar Tahun 2016 lalu.

Dikatakan Pingkan, proses keberangkatan ke Pangandaran memang cukup ketat karena berkaitan dengan protap kesehatan akibat Pandemi Covid-19. Selain itu, ada sejumlah daerah yang masih menerapkan PPKM dimana hal tersebut sangat berkaitan dengan proses keberangkatan tim ke Pangandaran.

“Kami bersyukur karena lewat perjuangan yang tidak kenal lelah baik dari Pengurus FASI Sulut maupun para atlet dan pelatih, akhirnya kesempatan untuk berlatih bisa terwujud. Kami tidak bisa bayangkan jika harus menunggu latihan di Manado tanpa dilengkapi fasilitas latihan pesawat,” kata Pingkan.

Sebenarnya, jika memang tidak terjadi Pandemi Covid-19, Cabor Terjun Payung Sulut bisa menjalani program latihan di Australia. Sebab, selain biayanya cukup terjangkau, kesempatan untuk berlatih akan lebih banyak. “Tapi, yang pasti, latihan di Pangandaran sudah sangat membantu kami dalam persiapan mengikuti PON XX Papua,” imbuh Pingkan.

Seperti diketahui, Cabor Terjun Payung Sulut hanya meloloskan nomor beregu putri yang terdiri dari Pingkan Natalia Mandagi, Chintia Doodoh dan Liven Tuege. Sementara dua pelatih masing masing, Erick Berhandus dan Sandi Mangosa.(dni)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan