USAI terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Kota Muaythai Indonesia (MI) Manado, Lily Walandha langsung menyatakan tekadnya untuk mensupport perjuangan atlet atlet Muaythai Manado di PON XX Papua.
Lewat Musyawarah Kota (Muskot) MI Manado yang berlangsung secara daring di Sekretariat KONI Manado Gedung Youth Center Kawasan Megamas, Kamis (02/09) malam lalu, Srikandi DPRD Manado tersebut terpilih secara aklamasi dari sepuluh perwakilan klub yang hadir.
“Ini satu kesempatan saya untuk melakukan pembinaan atlet melalui cabor muaythai,” ungkap Lily usai pelaksanaan Muskot. “Satu tekad saya para atlet muaythai bisa meraih medali sebanyak – banyaknya di PON XX yang dilaksanakan di Papua,” katanya menambahkan.
Muskot MI Manado dihadiri Sekretaris Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) MI Sulut Deckie Rais dan Kabid Bina Prestasi (Binpres) Hendra Massie. Selain itu, unsur KONI Kota Manado diwakili Sekretaris Umum Hanny Kandou dan Ketua Bidang Organisasi, Jeffry Talumepa.
Deckie Rais mengharapkan Cabor Muaythai Manado lebih baik dari saat ini. Meski mendominasi keterwakilan di PON XX Papua, tapi MI Manado harus terus berbenah. Sebab, saat ini Muaythai Manado diharapkan oleh Pengprov MI Sulut menjadi menjadi ujung tombak dalam upaya meraih prestasi di tingkat nasional bahkan internasional.
Apalagi, khusus untuk PON XX Papua, seluruh atlet yang mewakili Sulut berasal dari Manado. “Saat ini ada 7 atlet Manado yang akan mewakili Sulut di PON XX Papua,” imbuh Deckie Rais yang juga mendapatkan kesempatan menjadi wasit juri di PON XX Papua.
“Dari 7 atlet masing-masing, 4 putri dan 3 putra, kans medali pun terbuka lebar atas nama Angelina Runtukahu yang turun 2 nomor PON kategori Fighter dan Waikru. Ini satu kebanggaan tersendiri bagi Pengkot Muaythai Manado,” ujar Rais.(dni)






