Bitung Pacu Vaksinasi Jelang Natal-Tahun Baru

Walikota Bitung Maurits Mantiri berdialog dengan warga yang jadi peserta vaksinasi dalam rangka Hari Kesehatan Nasional.(ist)

Targetkan 90 persen penduduk sudah menerima suntikan

METRO, Bitung- Pemkot Bitung menetapkan target terkait kegiatan vaksinasi Covid-19. Diupayakan sebelum perayaan Natal dan Tahun Baru 90 persen penduduk sudah menerima suntikan.

Bacaan Lainnya

Target tersebut disampaikan Walikota Bitung Maurits Mantiri. Ia menyampaikan itu saat membuka kegiatan vaksinasi dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke-57, Kamis (18/11) kemarin. Kegiatan dimaksud berlangsung di Tribun Upacara Kantor Walikota.

“Kami ingin sebelum Natal dan Tahun Baru mayoritas penduduk sudah divaksin, targetnya 90 persen. Ini dimaksudkan agar ada rasa aman ketika merayakan hari besar keagamaan,” ujarnya.

Maurits tak ingin perayaan Natal dan Tahun Baru memicu munculnya cluster penularan baru. Ia tidak mau perayaan hari besar keagamaan berdampak pada naiknya angka penularan.

“Aktivitas warga pasti meningkat menjelang hari besar keagamaan. Nah, ini kalau tidak kita antisipasi penularan juga akan naik. Karena itulah pemberian vaksin harus digenjot supaya hal-hal yang tidak diinginkan bisa kita hindari,” tuturnya.

Masyarakat pun diminta bisa bekerjasama terkait hal dimaksud. Khususnya mereka yang belum divaksin, Maurits mengajak agar bisa mengikuti program tersebut.

“Ini kan untuk kepentingan kita semua. Apalagi pusat perbelanjaan sudah mewajibkan pengunjung memiliki sertifikat vaksin. Jadi yang belum divaksin tidak boleh masuk membeli kebutuhan mereka. Nah, ini kan artinya vaksin itu sangat penting,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Pitter Lumingkewas turut menyampaikan hal serupa. Ia pun membeber capaian vaksinasi hingga saat ini.

“Per hari ini kita baru 64 persen. Tapi ini hanya dihitung untuk dosis satu. Kalau dosis dua dan tiga angkanya lebih rendah lagi,” ucapnya.

Pitter berbicara lebih lanjut perihal target 90 persen sebelum perayaan Natal dan Tahun Baru. Total kata dia, ada 45 ribu orang yang harus disasar selama kurang lebih satu bulan terakhir ini.

“Kita sudah melakukan pemetaan untuk mencapai target ini. Setiap kecamatan kita berikan target harian yang harus dicapai. Matuari, Girian, Madidir, Maesa dan Aertembaga masing-masing 300 orang per hari, sedangkan Ranowulu, Lembeh Utara dan Lembeh Selatan 200 orang per hari. Tapi ini belum cukup, masih harus ada upaya lain. Jadi puskesmas juga kita dorong. Kita minta mereka menggalakkan vaksinasi door to door sekaligus pendataan di lapangan,” paparnya.

Pitter pun optimis target 90 persen bisa tercapai. Sepanjang upaya di atas bisa berjalan maksimal ia yakin hasilnya sesuai harapan.(69)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan