Kondisi Jasad Korban Kebakaran Panti Jompo Damai Mengenaskan, Polda Sulut Identifikasi Lewat DNA

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan (tengah), saat memberikan keterangan kepada awak media di RS Bhayangkara Manado, pada Senin (29/12/2025) siang.

KORANMETRO.COM- Biddokkes Polda Sulut akan melakukan uji identifikasi DNA terhadap jasad 15 korban kebakaran Panti Wreda Damai, di Kelurahan Ranoomuut, Kota Manado.

Uji DNA dilakukan karena kondisi jasad korban yang hangus terbakar sehingga susah dikenali.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, menjelaskan karena kondisi jenasah yang sudah dikenali maka bukti primer dalam proses antemortem berupa sidik jari sudah tidak memungkinkan lagi.

“Dalam fase ini kita mengumpulkan data-data dari pihak keluarga yang menjadi korban, antara lain data riwayat berobat umum maupun berobat gigi korban, data yang terdapat sidik jari seperti di KTP dan ijasah. Selain itu kami akan mengambil sampel DNA keluarga dan juga korban,” kata Alamsyah, saat konferensi pers dengan awak media di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Manado, Senin (29/12/2025) siang.

Alamsyah meminta kepada masyarakat yang merasa keluarganya ada dalam daftar korban agar segera mendatangi Posko DVI Biddokkes, di RS Bhayangkara.

“Kami sangat berharap karena bukti primer sebagai alat identifikasi berupa sidik jari tidak memungkinkan lagi sehingga kami sangat berharap akan dilaksanakan identifikasi melalui DNA,” ungkapnya.

Alamsyah bilang, saat ini Polda Sulut belum memiliki laboratorium pemeriksaan DNA sehingga sampel DNA nanti akan dikirim ke Jakarta.

“Kami butuh waktu mudah-mudahan terkumpul semua hari ini dan malam ini kami akan bawa sampel ini ke Jakarta. Jika hasil pemeriksaan labfor sudah keluar, Bid Dokkes akan melakukan rapat rekonsiliasi dan hasilnya akan segera disampaikan ke masyarakat,” ujarnya.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan