Dampak Gempa M7.6 di Sulut: Satu Korban Jiwa, Gedung Kantor-Rumah Ibadah Rusak

Bangunan Hall B, KONI Manado, yang ambruk akibat gempa M7,6. Puing reruntuhannya menimpa seorang pedagang pemilik kios.

KORANMETRO.COM- Sejumlah bangunan mengalami kerusakan pascagempa berkekuatan magnitudo M7.6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara (Sulut) pada Kamis (2/4/2026) pagi, pukul 06.48 Wita.

Data Basarnas Sulut, mencatat gempa ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan tiga orang mengalami cedera ringan.

Bacaan Lainnya

Korban jiwa atas nama Deyce Lahia. Perempuan 69 tahun ini tewas tertimpa reruntuhan bangunan KONI Manado.

Selain itu, kerusakan juga dilaporkan terjadi pada sejumlah bangunan, meliputi enam unit rumah, empat gedung perkantoran, serta empat rumah ibadah.

Kerusakan parah dialami gedung KONI Manado. Atap gedung Hall B KONI ambruk. Kerusakan juga terjadi di Gereja Katolik Bunda Hati Kudus Yesus Rumengkor. Plafon gereja jatuh.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado, George Randang, mengatakan saat ini, kondisi di wilayah terdampak masih terus dipantau oleh tim SAR gabungan dan instansi terkait guna mengantisipasi perkembangan situasi lebih lanjut.

“Masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Agar menjauhi wilayah pantai dan daerah rendah serta selalu mengikuti informasi resmi dari instansi terkait,” ungkap Randang.

Hingga saat ini tercatat telah terjadi hingga 62 kali gempa susulan, dengan magnitudo terbesar M5.8, di wilayah Pantai Timur Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan