Pemuda di Minut Nekat Habisi Nyawa Pria Diduga Selingkuhan Ibunya, Korban Ditebas Parang Hingga Tewas

Foto ilustrasi.

KORANMETRO.COM- Diduga karena sakit hati, seorang pemuda di Kema, Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut) nekat menghabisi nyawa pria yang diduga selingkuhan ibunya.

Korban tewas akibat luka serius di bagian kepala dan beberapa bagian tubuh, usai terkena sabetan parang milik pelaku.

Bacaan Lainnya

Peristiwa yang menghebohkan warga Kema ini terjadi pada Senin (30/03/2026) pagi sekitar pukul 08.30 WITA. Saat kejadian, korban dan pelaku sama-sama berada di sebuah kebun gudang pengolahan kelapa putih.

Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Minut, pada Selasa (31/3/2026), Wakapolres Minut Kompol Thely Mawidingan, mengungkapkan bahwa saksi di lokasi kejadian awalnya melihat pelaku mendekat sambil membawa sebilah parang.

“Saksi mengira pelaku datang untuk menjual kelapa. Tiba-tiba pelaku menyerang korban secara membabi buta,” ujar Thely.

Ia menjelaskan, pelaku mengayunkan parang ke arah kepala korban. Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan naik ke atas meja, namun tetap terkena tebasan di bagian tangan hingga terjatuh ke lantai.

“Dalam posisi korban tak berdaya di lantai, pelaku kembali mengayunkan parangnya berulang kali ke arah kepala korban. Usai melakukan aksinya pelaku langsung melarikan diri,” ungkap Thely.

​Meski sempat dibawa ke Rumah Sakit Hermana Lembean, namun nyawa korban tidak tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit. Saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil otopsi resmi untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.

Thely bilang, motif di balik tindakan nekat pelaku adalah dendam pribadi. Katanya, pelaku diduga sakit hati karena korban menjalin hubungan asmara dengan ibu kandung pelaku.

​”Pelaku diancam dengan hukuman penjara maksimal 15 tahun dan maksimal 20 tahun,” katanya.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan