Panitia Paskah Nasional Angkat Bicara Soal Baliho Tanpa Foto Gubernur Sulut

KORANMETRO.COM- Panitia Paskah Nasional memberikan penjelasan soal polemik terkait baliho Paskah Nasional yang tidak menyertakan foto Gubernur Sulawesi Utara (Sulut),

​Wakil Sekretaris Paskah Nasional, Pdt. Ricky Tafuama, menegaskan bahwa desain baliho tersebut telah sesuai dengan protokol acara berskala nasional.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, tidak disertakannya foto Gubernur maupun para Menteri pendukung bukanlah bentuk pengabaian, melainkan aturan baku dalam publikasi acara kenegaraan.

​Pdt. Ricky menjelaskan bahwa dalam struktur publikasi acara nasional, fokus utama biasanya hanya diberikan kepada Kepala Negara dan panitia pelaksana.

​”Ini acara Nasional. Para Menteri pendukung acara ini juga tidak disertakan fotonya dalam baliho resmi panitia. Mengapa? Karena dalam acara nasional seperti ini, hanya Presiden dan panitia inti yang ditonjolkan,” ujar Ricky dalam keterangan resminya.

​Lebih lanjut, Ricky meluruskan bahwa dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, khususnya Gubernur, tetap terlihat nyata melalui inisiatif publikasi mandiri.

Kata dia, Gubernur Sulut telah menunjukkan dukungan besar dengan memasang baliho-baliho ucapan selamat datang di berbagai titik strategis.

​”Jika Gubernur hendak mendukung, maka seharusnya Gubernur yang membuat baliho tersendiri sebagai bentuk dukungannya terhadap acara ini. Dan saya kira itu sudah dilakukan Gubernur Sulut,” tambahnya.

Ia mencontohkan keberadaan baliho Gubernur di area Bandara yang menyambut kedatangan Pak Hasyim serta para tamu VVIP lainnya.

“​Panitia berharap masyarakat tidak terprovokasi oleh isu-isu teknis terkait desain baliho dan tetap fokus pada esensi serta kesuksesan perayaan Paskah Nasional yang membawa pesan perdamaian bagi bangsa,” katanya.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan