Pasokan Kurang Jadi Pemicu Harga Bawang Merah di Manado Naik 100 Persen

KORANMETRO.COM- Harga bawang merah di Kota Manado naik signifikan sejak pekan lalu. Kenaikannya mencapai 100 persen dari harga normal.

Pantauan di beberapa pasar tradisional, harga bawang merah per kilo berkisar antara Rp90 ribu hingga Rp100 ribu.

Bacaan Lainnya

“Bawang merah naik (harga, red) dari Rp50 ribu jadi Rp100 per kilo. Harga ini sudah sejak minggu lalu,” ujar Asna, pedagang di Pasar Tuminting, Selasa (11/6/2026).

Mahalnya harga bawang merah di Kota Manado disebabkan pasokan dari daerah penghasil yang berkurang.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Utara (Disperindag Sulut), membenarkan hal ini.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sulut, Leyla Karamoy, mengungkapkan stok bawang merah di tingkat distributor saat ini terbatas.

“Stok bawang merah memang berkurang. Hari ini juga (kemarin, red) terpantau masih langka,” ujar Leyla.

Menurutnya, stok di pasar kurang karena pasokan dari daerah Enrekang Sulawesi Selatan, dan Bima Nusa Tenggara Barat.

“Hari ini masuk stok tapi cuma di satu distributor itupun hanya 10 ton. Jadi, kalau cuma 9-10 ton itu cuma untuk kebutuhan satu hari ini,” jelas Leyla.

Menurutnya, produksi di daerah penghasil bawang merah seoerti di Enrekang dan Bima saat ini sedikit, sehingga pasokan ke pedagang berkurang menyebabkan harga jual tinggi.

“Info dari distributor bahwa produksi bawang merah bibit yang terakhir kurang baik. Jadi ketika panen, banyak yang busuk. Mungkin itu salah satu penyebab harganya mahal,” kata Leyla.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan