YCAF 2026 Minahasa Utara, 12 Kelompok Pemuda Siap Wujudkan Inovasi Lingkungan

KORANMETRO.COM – Sebanyak 12 kelompok pemuda di Kabupaten Minahasa Utara terpilih menerima microgrant dalam program Youth Climate Action Fund (YCAF) 2026 untuk menjalankan berbagai inovasi lingkungan, mulai dari restorasi mangrove dan terumbu karang hingga pemanfaatan teknologi untuk mitigasi perubahan iklim. Setiap kelompok berpeluang memperoleh pendanaan sebesar 1.000 hingga 5.000 dolar AS.

Pengumuman penerima micro grant disampaikan Sekretaris Daerah Minahasa Utara Novly Geret Wowiling mewakili Bupati Joune Ganda. Program yang didukung Bloomberg Philanthropies ini menetapkan 12 kelompok terpilih dari total 54 peserta, melalui proses penilaian Dewan Juri Independen berdasarkan presentasi 20 kelompok yang sebelumnya masuk tahap final. Gagasan yang diajukan mencakup pengelolaan sampah, pelestarian ekosistem pesisir, ketahanan pangan, sumber daya air, dan teknologi ramah lingkungan.

Bacaan Lainnya

Dalam pesan Bupati Joune Ganda yang disampaikan melalui Sekda, pemerintah daerah menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menghadirkan solusi atas persoalan lingkungan. “Program Youth Climate Action Fund bukan sekadar kompetisi gagasan, melainkan kesempatan bagi generasi muda untuk membuktikan bahwa kreativitas, inovasi, dan kepedulian mereka mampu menghadirkan perubahan nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” demikian pesan Bupati dalam draf sambutan yang disampaikan Sekretaris Daerah.

Proses seleksi melibatkan lima juri independen, yakni Bobby Hamenda, M.Si., MInt DevEc dari Universitas Negeri Manado; Dr. Lady Grace Jane Giroth, S.S., M.Si., M.Pd. dari Universitas Pembangunan Indonesia Manado; Hizkia H. D. Tasik, Ph.D. dari Universitas Sam Ratulangi; Mercy Maggy Franky Rampengan, S.Pi., M.App.Sc., Ph.D. dari Universitas Negeri Manado; serta Piet Hein Pusung, S.STP., M.Si. dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

City Lead YCAF North Minahasa 2026, Sefferson Sumampouw, S.STP., S.IP., M.Si., mengatakan program ini dirancang agar pemuda dari berbagai wilayah, termasuk kawasan kepulauan, memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi. Sosialisasi dilakukan hingga Bangka, Gangga, Talise, Nain, dan Mantehage untuk menjangkau kelompok yang menghadapi keterbatasan akses internet, transportasi, maupun informasi. “Kami ingin memastikan bahwa kesempatan mengikuti YCAF terbuka bagi generasi muda di seluruh wilayah Minahasa Utara, termasuk mereka yang berada di pulau-pulau. Potensi dan kreativitas pemuda tidak boleh dibatasi oleh kondisi geografis. Justru dari wilayah kepulauan dapat lahir inovasi lingkungan yang memberikan dampak besar bagi masyarakat,” ujar Sefferson dalam kutipan yang disiapkan untuk rilis.

Setelah penetapan penerima, kelompok terpilih diharapkan menjalankan proyek sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan serta masyarakat. Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara juga berharap program ini memperkuat kapasitas kepemimpinan pemuda dalam aksi iklim. “Keberhasilan YCAF tidak hanya diukur dari berapa banyak kelompok yang memperoleh pendanaan, tetapi dari sejauh mana proyek mereka mampu menyelesaikan persoalan lingkungan, menggerakkan masyarakat, dan terus memberikan manfaat setelah program selesai. Kami ingin membangun generasi muda yang bukan hanya peduli terhadap perubahan iklim, tetapi juga mampu memimpin aksi nyata,” tambahnya.(RAR)

Daftar 12 Kelompok Penerima Micro Grant YCAF North Minahasa 2026:

  1. Fountaine Squad – SMA UNKLAB: Solar Water Harvesting Pintar.
  2. Karang Taruna Desa Kinabuhutan: Integrasi Pengolahan Sampah Pesisir dan Konservasi Mangrove Berbasis Ekonomi Komunitas.
  3. Pemuda Katolik Komisariat Minahasa Utara: Darunu Youth Mangrove Resilience.
  4. Terra Rangers SMA UNKLAB: Fire-Risk IoT Station: Pilot Pemantauan Risiko Kebakaran Hutan dan Peringatan Dini Berbasis Masyarakat.
  5. Pemuda Selam Seluruh Indonesia: Youth Coral Guardians.
  6. SMP Negeri 3 Likupang Timur: Garda Laut Muda: Aksi Akselerasi Restorasi Terumbu Karang dan Mitigasi Dampak Perubahan Iklim.
  7. SMK Laikit – UKS INTI: MINA SIRKULAR Berbasis BSF.
  8. KPA Likupang: Minahasa Utara Green Resilience Project: Torang Jaga Alam, Alam Jaga Torang.
  9. Garda Mangrove Palaes: Mangrove Pesisir dan Lingkungan Laut.
  10. Mangrove Youth Guardians Mantehage: Pemuda Bergerak untuk Restorasi Mangrove: Membangun Pesisir Pulau Mantehage yang Tangguh terhadap Perubahan Iklim.
  11. Tim Pemuda Peduli Iklim Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Klabat: Jaga Likupang: Restorasi Mangrove dan Pesisir Bebas Sampah oleh Pemuda untuk Wisata Berkelanjutan Minahasa Utara.
  12. Pemuda Bahari Gangga I: Waste Recycling For a Healthy Environment.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan