METRO, Tahuna- Perubahan cuaca yang cukup ekstrim beberapa hari terakhir membuat aktifitas masyarakat cukup terganggu dengan adanya pemadaman listrik di beberapa lokasi. Cuaca buruk yang terjadi berdampak pada terhentinya pasokan tenaga listrik ke pelanggan.
Dijelaskan Manager UP3 Tahuna, Mulke Gal Tumanken, hujan lebat disertai petir dan angin kencang sangat berdampak pada pelayanan PLN ke pelanggan. Hal ini disebabkan oleh sejumlah pohon tumbang yang menimpa jaringan listrik di beberapa wilayah.
“Di sejumlah lokasi diperoleh banyaknya sampah kering yang berasal dari pepohonan yang berterbangan ke jalan raya disertai pohon tumbang yang melintang ke jalan bahkan ke jaringan listrik milik PLN,” ujar Mulke.
Beberapa diantaranya, menurut Mulke menyebabkan sejumlah tiang listrik patah atau rubuh seperti yang terjadi di Desa Timbelang, Desa Palahanaeng, Desa Talolang di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Desa Awit, Desa Sambuara di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud.
Sementara Manager Bagian Jaringan, Jemmy Lasut mengungkapkan bahwa telah terjadi pemadaman listrik di sejumlah lokasi, akibat adanya pohon tumbang yang menimpa jaringan listrik sehingga menyebabkan terhentinya pasokan tenaga listrik ke pelanggan.
“Saat ini, petugas kami berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan penormalan terhadap gangguan yang telah terjadi,” ungkap Jemmy.
Penormalan gangguan, kata Jemmy sedang diupayakan petugas PLN dibantu masyarakat di sekitar lokasi kejadian. Beberapa aset kelistrikan mengalami kerusakan yang membuat petugas PLN berkerja lebih ekstra untuk memulihkan kondisi tersebut.
“Untuk mempercepat penormalan pasokan tenaga listrik, petugas kami bahu-membahu dengan masyarakat sekitar untuk mengevakuasi pohon yang melintang di jalan raya dan perbaikan aset kelistrikan yang terdampak,” kata Jemmy.
“Fokus kami saat ini adalah mempercepat durasi penormalan jaringan listrik sehingga pelanggan tidak merasakan pemadaman listrik yang cukup lama,” imbuhnya.(71)






