METRO, Sangihe- Olahan makanan dari sagu, dan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lainnya menjadi produk unggulan di stand Polres Kepulauan Sangihe diajang lomba UMKM Bhayangkari yang diikuti 15 Kabupaten kota se-Sulawesi Utara (Sulut)
Berbagai olahan makanan dari sagu, sate dari jantung pisang, sambal ijo, gohu roa dan hasil kerajinan pandai besi mengisi stand UMKM Polres Kepulauan Sangihe dalam lomba UMKM mandiri dan kreatif yang digelar di Polda Sulut.
Ketua Bhayangkari Polres Kepulauan Sangihe, Lia Denny saat dikonfirmasi di sela-sela lomba UMKM mengatakan, produk UMKM tersebut merupakan hasil karya ibu-ibu Bhayangkari, anak sekolah dan pengusaha UMKM di Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai upaya mendukung pengembanganUMKM untuk meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di Kabupaten Sangihe.
“Giat hari ini adalah bazar UMKM dalam rangka hari Bhayangkari ke 76 kita mengadakan bazar murah dan UMKM di Polres masing-masing. Dan kami dari Polres Kepulauan Sangihe memperkenalkan makanan dari khas sagu, jantung pisang, dan juga ikan”,kata Lia Denny.
“Jadi disini juga kita mengenalkan produk-produk khas Sangihe karena kita dari Bhayangkari Polres Sangihe membawa produk-produk berupa makanan hasil karya anak-sekolah kita bawa dalam bentuk istimewa yang di suguhkan dalam kemasan yang praktis, tapi untuk soal rasa kita tidak kalah sama Polres-Polres yang lain. Dan alhamdulilah produk dagangan kami laris habis”, sambungnya.
Kedepannya tambah Lia Denny, sebagai ketua Bhayangkari di Polres Sangihe akan membantu ibu-ibu yang sekiranya tidak mencukupi dana untuk UMKM.
“Kami bersedia membantu ibu-ibu yang kekurangan dana UMKM dan membantu memasarkan produk Bhayangkari dan masyarakat di Kabupaten Sangihe”, ujarnya.
Gelaran lomba UMKM dibuka Kapolda Irjen Pol Mulyatno dan Ketua Bhayangkari Polda Sulut Mila Mulyatno dengan diikuti peserta dari 15 cabang Bhayangkari Kabupaten kota se-Sulut.(km-01)






